TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID–Pemkot Tangerang telah melaksanakan banyak program untuk memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH). Hal itu selaras dengan program pemerintah pusat yang menggalakkan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (RTHB).
Pada Jumat (13/02/2026) Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mengumpulkan seluruh kepala daerah se-Indonesia untuk memaparkan program RTHB, di Taman Eco Park, Tebet, Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra/IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memaparkan program itu.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan yang menghadiri acara tersebut menegaskan komitmen Kota Tangerang dalam mendukung Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (Galang RTHB) sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus kesejahteraan masyarakat perkotaan.
Maryono memaparkan program Pemkot Tangerang yang sudah dijalankan yang selaras dengan RTHB. Ia menegaskan, pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (RTHB) bukan sekadar menghadirkan taman kota, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan, produktivitas, dan ketahanan sosial masyarakat.
“Ruang terbuka publik memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai ruang rekreasi, tetapi juga sebagai sarana interaksi sosial, edukasi lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang menempatkan pengembangan RTHB sebagai bagian penting dari pembangunan kota,” ungkapnya di Tebet Eco Park, Jumat (13/02/2026).
Dalam forum yang dihadiri jajaran kementerian dan kepala daerah se-Indonesia tersebut, Maryono, juga memaparkan berbagai langkah konkret Pemkot Tangerang dalam mendukung agenda Galang RTHB. Hingga saat ini, Pemkot telah menghadirkan lima alun-alun kota serta 49 Griya Kita Bersama yang difungsikan sebagai pusat kegiatan warga.
Tak hanya itu, konsep ruang hijau juga diintegrasikan dengan penguatan ketahanan pangan perkotaan melalui pemberdayaan 125 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tangerang.
Untuk mendukung aspek ruang biru dan peningkatan kualitas udara, Pemkot Tangerang juga secara konsisten menggalakkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor bagi seluruh ASN setiap hari Jumat sebagai langkah nyata pengurangan emisi, membentuk Satgas Langit Biru, dan sebagainya.
Maryono berharap, berbagai upaya tersebut dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
“Upaya-upaya ini kami harapkan mampu menghadirkan ruang terbuka hijau yang lebih berkualitas, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan lingkungan bagi masyarakat Kota Tangerang,” paparnya. (adv)











