Sachrudin-Maryono Catat Capaian Pembangunan Kota Tangerang 2025: Infrastruktur Menguat, Layanan Publik Kian Merata

Sachrudin-Maryono Catat Capaian Pembangunan Kota Tangerang 2025: Infrastruktur Menguat, Layanan Publik Kian Merata
Sachrudin, Wali Kota Tangerang pimpin apel pagi ASN. Foto Ahmad Syihabudin/Bantenekspres.co.id

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang di bawah kepemimpinan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono Hasan terus menunjukkan capaian pembangunan signifikan sepanjang 2025 hingga genap 1 tahun pemerintahan yang dipimpinnya.

Pembangunan dilakukan secara menyeluruh, menyentuh sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan publik, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Sachrudin menyampaikan, pembangunan Kota Tangerang tidak semata berfokus pada proyek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai kebersamaan, partisipasi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini menjadi fondasi penting agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga.

“Pembangunan kota harus berdampak langsung pada masyarakat. Infrastruktur yang kuat, layanan kesehatan yang mudah diakses, dan pendidikan yang berkualitas menjadi prioritas utama kami,” ujar Sachrudin.

Infrastruktur dan Permukiman

Pada sektor infrastruktur, Pemkot Tangerang melakukan perbaikan dan pelebaran jalan, revitalisasi jembatan, serta penataan ruang publik guna meningkatkan konektivitas dan kenyamanan warga.

Berbagai proyek tersebut diarahkan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang juga mencatat capaian penting melalui program bedah rumah. Sepanjang 2025, sebanyak 1.000 rumah tidak layak huni ditargetkan direnovasi agar menjadi hunian yang aman dan sehat.

Kepala Disperkimtan Kota Tangerang, Decky Priambodo, menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni tidak hanya menyentuh aspek fisik bangunan, tetapi juga lingkungan sekitar, termasuk sanitasi, drainase, dan ruang terbuka hijau berbasis partisipasi warga.

Kesehatan Jadi Fondasi Kemajuan Kota

Di bidang kesehatan, Pemkot Tangerang menempatkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat sebagai pilar utama pembangunan. Program penanganan stunting menjadi salah satu fokus, melalui penguatan layanan posyandu, edukasi gizi seimbang, serta intervensi kesehatan bagi ibu hamil, balita, dan remaja.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang mencatat tren positif penurunan angka stunting di berbagai kecamatan berkat kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat.

Selain itu, layanan kesehatan berbasis digital melalui aplikasi Tangerang Sehat terus dikembangkan guna mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.

Pendidikan Demi Masa Depan

Sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang. Pemkot memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang setara melalui berbagai program, termasuk peningkatan sarana dan prasarana sekolah, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan pendidikan inklusif.

Sebanyak 70 sekolah inklusi kini telah tersedia, dengan daya tampung lebih dari 1.000 siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, Pemkot Tangerang juga menggratiskan biaya pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan terus mendorong inovasi pembelajaran di tingkat PAUD hingga sekolah dasar.

Sachrudin menegaskan, investasi di bidang pendidikan merupakan langkah strategis untuk mencetak generasi penerus yang unggul dan berdaya saing.

Sachrudin-Maryono Catat Capaian Pembangunan Kota Tangerang 2025: Infrastruktur Menguat, Layanan Publik Kian Merata
Maryono Hasan, Wakil Wali Kota Tangerang

Pembangunan Berbasis Kolaborasi dan Partisipasi

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud jika seluruh elemen kota terlibat aktif.

“Pembangunan adalah kerja bersama. Dengan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat, Kota Tangerang akan terus tumbuh menjadi kota yang sehat, maju, dan berdaya saing,” ujarnya.

Pemkot Tangerang optimistis, berbagai capaian pembangunan yang telah diraih sepanjang tahun 2025 hingga lima tahun pemerintahan keduanya akan menjadi modal kuat untuk mewujudkan Kota Tangerang yang semakin nyaman dihuni dan berkelanjutan di masa-masa mendatang, “Bersama Membangun Kota” 2026 menjadi tahun berkualitas bagi Sachrudin-Maryono. (ADV)

Pos terkait