JAKARTA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus memperkuat kesiapan jaringannya dikawasan Jakarta Raya yang mencakup wilayan Inner Jakarta, Outer Jakarta hinggal Jawa Barat – melalui ekspansi jaringan 5G berbasis teknologi AIvolusi5G, guna memastikan konektivitas yanglebih cepat, stabil, danamandi tengah meningkatnya mobilitas serta aktivitas digital masyarakat.
Chandra Pradyot Singh, EVP Head of Circle Jakarta Raya IOH, mengatakan penguatan jaringan telekomunikasi ini merupakan bagiandarikomitmen Indosat untuk selalu hadir di momen-momen penting masyarakat.
“Di momen perayaan Natal dan Tahun Baru, konektivitas bukan hanya soalkecepatan, tetapi jugastabilitas dan rasa aman. Melalui AIvolusi5G, kami memastikanjaringan Indosattetap adaptif, andal, dan relevan untuk menjawabkebutuhan digital masyarakat , khususnya di kawasan Jakarta Raya dengan tingkat aktivitas yang sangat tinggi,” katanya, Jumat 26 Desember 2025.
Sebagai pusat aktivitas ekonomidan digital nasional, Jakarta Raya memiliki karakter lalu lintas data yang dinamis, padat, dan terus berkembang. Untuk itu, Indosattidakhanya menambahkapasitas jaringan, tetapi juga mengadopsi pendekatan berbasis kecerdasan artifisial yang memungkinkan jaringan beradaptasi secara real-time terhadap kondisi lapangan, termasuk lonjakan trafik musiman selama Nataru.
Ia menjelaskan melalui AIvolusi5G, Indosat mampu mengoptimalkan performa jaringan secara otomatis, mulai dari pengelolaan kepadatan pengguna, pola mobilitas, hingga distribusikapasitas secara dinamis, sehingga kualitas layanan tetapterjagadi berbagaikondisi penggunaan.
AIVolusi5G Kini Hadirdi Jakarta Raya: Cakupan Luas & Stabil, Mengedepankan Kenyamanan Pelanggan
Dikawasan Inner Jakarta, yang mencakup area DKI Jakarta hingga ke Depok, Bekasidan Karawang, ekspansi 5G Indosat saat initelah menjangkau 32 kecamatan atau sekitar 26% dari total kecamatan di wilayah Inner Jakarta dengan coverage 5G mencapai 34%.
“Cakupan ini difokuskan padakawasan pusat bisnis, area perkantoran, pusat komersial, serta koridor mobilitas utama yang memiliki ke padatan gedung tinggi dan trafik data yang intens.
Dikawasan Outer Jakarta, yang mencakup area Tangerang, Bogor, Cianjur, Banten, hingga Sukabumi, ekspansi 5G Indosat saat initelah menjangkau 20 kecamatan, atau sekitar 7% dari total kecamatan di wilayah Outer Jakarta dengan coverage 5G mencapai 3.3%.
Cakupan ini difokuskan pada kawasan pusatbisnis, area perkantoran, pusat komersial, serta koridor mobilitas utama yang memilikikepadatan gedung tinggi dan trafik data yang intens.
“Di wilayah Jawa Barat, ekspansi 5G Indosat telah menjangkau 45 kecamatan di 5 kota/kabupaten, dengan cakupan sekitar 93% dari wilayah prioritas. Penguatanjaringan difokuskan pada kawasan urban, pusat pertumbuhan ekonomi, area permukiman padat, serta jalur penghubung antarkota yang menjadi bagiandariekosistem Jakarta Raya,” ungkapnya.
Penguatan jaringan 5Gdi Inner Jakarta diarahkan untuk memastikan performa tetap stabil dan konsisten di lingkungan urban yang kompleks, khususnyasaat jamsibuk dan periode puncak Nataru, ketika aktivitas komunikasi, transaksi digital, dan konsumsikonten meningkat signifikan. Ke depan, ekspansi 5G di Inner Jakarta akan terus diperluas secara bertahap untuk memperkuat pengalaman konektivitas di pusat- pusataktivitas kota.
Menurut Chandra AIvolusi5G menghadirkan lompatan signifikan dibandingkanjaringan 4G, baik dari sisikecepatan maupun latensi. Teknologi AIvolusi5G mengusung keunggulan jaringan 5G seperti kestabilan jaringan yang lebih tinggi dibandingkan 4G LTE, latensi yang lebih rendah, kekuatan sinyal di dalam ruangan, yang dipadukan dengan kecerdasan AIdalam pemrosesan data.
“Dengan pemrosesan langsung di jaringan (on-network processing), teknologi ini mampu menyesuaikan performa jaringan secara real-time sesuai kebutuhan pengguna, tanpa memerlukan aplikasi tambahan atau perangkat khusus,” paparnya. (*)











