RANGKASBITUNG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menyiapkan anggaran Rp15 miliar untuk menggaji ribuan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu dan paruh waktu yang baru dilantik beberapa waktu lalu di Stadion Ewes Qorny Rangkasbitung.
“Kami menganggarkan Rp15,7 miliar untuk menggaji 3.508 pegawai yang telah diambil sumpah. Artinya bagi para tenaga pendidik maupun kesehatan yang dulu gaji kurang layak, sekarang insya Allah semakin baik,” kata Bupati Lebak, Moch Hasbi Jayabaya, di Rangkasbitung, kemarin.
Menurutnya, permasalahan membayar gaji PPPK ditengah keterbatasan anggaran tidak hanya dialami oleh Pemkab Lebak, namun juga pemerintah daerah lainnya.
“Bicara keteteran, saya rasa semua daerah juga sama. Tapi kita sangat mengapresiasi terbitnya Inpres tentang efiensi anggaran sehingga kami bisa melakukan pergeseran di awal masa kepemimpinan untuk pembangunan yang lebih produktif,” ujar Hasbi.
Hasbi mengingatkan kepada seluruh pegawai yang dilantik untuk bekerja menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Jika kinerja pegawai bagus, maka salah satu yang berpengaruh adalah bertambahnya pendapatan asli desa (PADes) dari BUMDes dan Kopersi merah putih.
“Kta harus bicaranya efektifitas dan kinerja. Kalau efektivitas kinerjanya baik, itu PADnya akan meningkat,” tuturnya.
Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebak, 3.473 PPPK paruh waktu terdiri daei 1.009 guru, 443 tenaga kesehatan, dan 2.021 tenaga teknis. Sementara 35 PPPK penuh waktu terdiri dari 8 guru, 1 tenaga teknis dan 26 tenaga kesehatan.(*)
Reporter : A Fadilah










