SMPN 1 Sukadiri Terima Rehabilitasi Laboratorium Komputer dari Bupati dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Siswa SMPN 1 Sukadiri, menikmati labolatorium komputer yang baru saja di rehabilitasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Randy/Bantenekspres.co.id

SUKADIRI, BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 1 Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, resmi menerima bantuan rehabilitasi laboratorium komputer dari Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui dukungan langsung Bupati Kabupaten Tangerang bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Rehabilitasi tersebut kini telah rampung dan siap digunakan oleh para siswa untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, khususnya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Peresmian pemanfaatan laboratorium komputer yang telah direhabilitasi ini menjadi angin segar bagi civitas akademika SMPN 1 Sukadiri. Fasilitas yang sebelumnya mengalami keterbatasan baik dari sisi bangunan maupun sarana pendukung, kini tampil lebih layak, aman, dan representatif sebagai ruang pembelajaran berbasis digital.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 1 Sukadiri Rizki Amalia mengatakan, apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas perhatian yang diberikan terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah Sukadiri. Menurutnya, rehabilitasi laboratorium komputer ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Kabupaten Tangerang serta Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang atas rehabilitasi laboratorium komputer di SMPN 1 Sukadiri. Fasilitas ini sangat dibutuhkan oleh siswa untuk mendukung proses pembelajaran, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, saat ditemui di ruangannya, Selasa 23 Desember 2025.

Rizki menambahkan, laboratorium komputer yang telah direhabilitasi tersebut kini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kegiatan akademik, mulai dari pembelajaran TIK, asesmen berbasis komputer, hingga pengembangan literasi digital siswa.

“Dengan fasilitas yang lebih memadai, siswa diharapkan dapat lebih termotivasi dan memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses teknologi,”paparnya.

Ia menjelaskan, bahwa keberadaan laboratorium komputer yang layak akan membantu sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum yang menuntut pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Selain itu, fasilitas ini juga dapat digunakan untuk pelatihan guru serta kegiatan penunjang pendidikan lainnya.

“Rehabilitasi ini bukan hanya tentang perbaikan fisik bangunan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam peningkatan mutu pendidikan. Kami berkomitmen untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin demi kepentingan peserta didik,”tutupnya. (*)

Reporter : Randy Yastiawan

Pos terkait