Musim Hujan Picu Ancaman Pohon Tumbang, DLH Kota Serang Percepat Pemangkasan

Petugas DLH Kota Serang tengah melakukan penebangan pohon di sepanjang Jalan Raya Serang–Jakarta, Jumat 19 Desember 2025.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang meningkatkan langkah antisipasi bencana dengan melakukan pemangkasan dan penebangan pohon rawan tumbang di sejumlah titik, menyusul cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat, sedikitnya tiga kejadian pohon tumbang terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang. Peristiwa tersebut tersebar di Kecamatan Serang, Walantaka, dan Taktakan.

Bacaan Lainnya

Pantauan di lapangan menunjukkan petugas DLH Kota Serang tengah melakukan penebangan pohon di sepanjang Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di sekitar kawasan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Proses pengerjaan sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas hingga sekitar 200 meter, namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama.

Petugas DLH Kota Serang, Ahmad Rizal, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat pohon tumbang, terutama di jalur padat kendaraan.

“Kami melakukan pemangkasan pohon-pohon di pinggir jalan karena berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, apalagi saat ini intensitas hujan cukup tinggi,” ujarnya, Jumat 19 Desember 2025.

Menurut Rizal, penanganan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan waktu dan luasnya wilayah kerja. DLH tidak hanya fokus pada jalan utama, tetapi juga kawasan permukiman di seluruh Kota Serang.

“Tidak bisa selesai dalam satu hari. Selain di jalan raya, kami juga menangani laporan pohon rawan tumbang di lingkungan kampung dan wilayah lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, dalam tiga hari terakhir pihaknya telah menangani sejumlah kejadian pohon tumbang yang berdampak pada tertutupnya akses jalan hingga merusak fasilitas umum, seperti tiang listrik.

Rizal berharap masyarakat turut berperan aktif dengan melaporkan pohon yang berpotensi membahayakan serta ikut menjaga lingkungan bersama instansi terkait.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, mengatakan pihaknya telah menurunkan 15 personel lengkap dengan peralatan pendukung, seperti mobil crane, dump truk, dan mesin gergaji (senso).

“Pada kondisi normal, pemeliharaan pohon dilakukan rutin setiap hari. Namun saat cuaca ekstrem seperti sekarang, kami memprioritaskan penanganan berdasarkan laporan masyarakat,” jelasnya. (*)

 

Pos terkait