SUKADIRI, BANTENEKSPRES.CO.ID – Insiden robohnya atap rumah seorang lansia di Kampung Pekayon, Kecamatan Sukadiri, direspons dengan cepat dan menyentuh oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Sukadiri, kemarin.
Tragedi ini menimpa Nek Usni (75), warga Kampung Pekayon, RT 03 RW 05, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Baten. Atap rumah Nek Usni ambruk di tengah guyuran hujan.
Tanpa menunggu lama, Camat Sukadiri Ahmad Saepul Anwar segera bergegas menuju lokasi, mengesampingkan agenda dinasnya yang padat, bahkan sedang hujan.
”Ini menjadi pengingat bagi kami, pemerintah harus hadir, saat warganya mengalami musibah,” tegas Camat Saepul.
Melihat kondisi rumah Nek Usni yang memprihatinkan, Camat Saepul langsung menetapkan keputusan, rumah tersebut harus segera dibedah.
Sebelum Camat tiba, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ahmad Jajuli, Kepala Desa Pekayon H. Suaryo, serta staf kecamatan dan aparatur desa sudah terlebih dahulu berada di lokasi untuk memastikan kondisi Nek Usni aman dan memberikan bantuan awal.
Sekcam Jajuli menekankan, bahwa kehadiran mereka bukan hanya sebatas aparat pemerintah, melainkan didorong oleh panggilan kemanusiaan.
“Kami datang bukan hanya sebagai aparat pemerintah saja, tapi juga sebagai sesama manusia yang terpanggil melihat warga terkena musibah,” ujar Jajuli.
Sekcam Jajuli menjanjikan percepatan proses administrasi dan perbaikan akan dimulai dalam waktu dekat.
“Insyaallah, secepatnya perbaikan akan dimulai. Targetnya sederhana tapi penting, Nek Usni bisa tinggal di rumah yang aman, sehat, dan nyaman,” tambahnya.
Kepala Desa Pekayon H. Suaryo menuturkan, perbaikan rumah Nek Usni sebetulnya sudah masuk dalam daftar program bedah rumah, namun musibah datang lebih cepat.
“Setelah kejadian ini, kami percepat seluruh proses agar bedah rumah bisa segera dikerjakan,” katanya.
Selama proses pembangunan, pemerintah setempat juga menyalurkan bantuan awal berupa sembako, kebutuhan dasar, dan sejumlah uang tunai sebagai penopang.
Nek Usni, yang menerima bantuan tersebut tidak mampu menyembunyikan rasa harunya atas kecepatan respons pemerintah.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua yang sudah datang membantu… Saya tidak sangka pemerintah datang cepat sekali. Terima kasih banyak,” ucapnya, dengan mata berkaca-kaca.
Apresiasi datang dari Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Sukadiri Angka Wijaya. Ia menyebut respons kilat ini sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. (*)










