PAMULANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam rangka memperingati HUT ke-17 Kota Tangsel, Kecamatan Pamulang gelar tasyakuran dan santunan yatim, Jumat, 5 Desember 2025. Acara yang dilaksanakan di alun-alun Pamulang tersebut dihadiri ratusan warga pamulang.
Hadir dalam acara tersebut Asda I Kota Tangsek Chaerudin, Camat Pamulang Mukroni. Dalam momen tersebut dilakukan santunan anak yatim, potong tumpeng dan ceramah agama yang dibawakan oleh Akri (Akri Patrio).
Camat Pamulang Mukroni mengatakan, tasyakuran dan santunan yatim yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Tangsel yang ke-17, yang juga dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan se-Kota Tangsel.
“Semoga Kota Tangsel semakin maju, semakin baik dan semakin jaya di masa yang akan datang,” ujarnya, Jumat, 5 Desember 2025.
Mukroni menambahkan, pada tahun ini, Pemkot Tangsel memberikan perhatian yang begitu besar kepada masyarakat Kecamatan Pamulang. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pembangunan yang dilaksanakan, baik pembangunan fisik maupun nonfisik, termasuk pembangunan infrastruktur.
“Salah satunya adalah keberadaan alun-alun Kecamatan Pamulang yang sangat luar biasa manfaatnya bagi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, saat ini juga sedang dibangun gedung serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai macam kegiatan dan event.
Seperti yang dapat kita lihat bersama, di samping kantor Kecamatan Pamulang kini sedang dibangun gedung serbaguna tiga lantai.
Lantai pertama digunakan untuk kegiatan seremonial, seperti resepsi pernikahan dan rapat-rapat umum, yang dapat menampung hingga sekitar seribu jamaah. Lantai kedua difasilitasi dengan lapangan olahraga, yaitu tiga lapangan bulu tangkis lengkap dengan tribun penonton.
“Ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa dan patut kita syukuri, atas manfaat besar yang diberikan oleh Pemkot Tangsel melalui kebijakan Wali Kota dan seluruh jajarannya,” tutupnya.
Sementara itu, Asda I Kota Tangsel Chaerudin mengatakan, hari jadi Kota Tangsel merupakan momentum yang sangat penting bagi kita semua untuk melakukan refleksi dan perenungan.
“Kita menengok kembali perjalanan kota ini, melihat pencapaian yang telah diraih, tantangan yang dihadapi, sekaligus peluang besar yang harus kita maksimalkan ke depan,” ujarnya.
Chaerudin menambahkan, Kota Tangsel telah dan terus berkembang sebagai kota otonom yang hadir untuk memenuhi harapan warga. Pembangunan dilaksanakan melalui perencanaan jangka panjang, jangka menengah dan tahunan.
Adapun visi pembangunan Kota Tangsel hingga 2029 adalah adalah Tangsel Unggul, Inklusif, Inovatif, Kolaboratif, menuju Kota Lestari. Visi ini hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur masyarakat bergerak bersama dan memiliki kesadaran bahwa pembangunan adalah kerja kolektif.
Menurutnya, tema hari jadi ke-17 Kota Tangsel tahun ini adalah Bertumbuh, Berkarya dan Berdikdaya. Tiga kata ini memiliki makna yang sangat dalam.
Bertumbuh, artinya kita senantiasa berusaha menjadi lebih baik, lebih maju, dan memberi nilai tambah dari waktu ke waktu.
Berkarya, artinya tidak hanya menunggu, tetapi bekerja, mengupayakan, dan memberikan yang terbaik untuk kota yang kita cintai. Berdaya, artinya memiliki kekuatan, daya saing, dan ketangguhan, namun tetap rendah hati serta bermanfaat bagi sesama.
“Dan pada hari ini, melalui kegiatan tasyakuran dan tabligh akbar, kita sempurnakan rasa syukur itu dengan doa-doa kebaikan agar Kota Tangsel senantiasa diberkahi oleh Allah SWT dan masyarakatnya dilimpahi keberkahan,” tuturnya.
Mantan Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangsel tersebut menuturkan, selama 17 tahun berdirinya Kota Tangsel, kita telah bersama-sama menjalankan kerja besar dalam membangun kota ini.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, para tokoh masyarakat, alim ulama, unsur pimpinan, aparat kewilayahan, RT dan RW, serta seluruh warga Pamulang yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam kemajuan kota,” ungkapnya. (*)











