KOTA TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID–Pemkot Tangerang konsisten berinovasi, bertransformasi, dan memperkuat tata kelola kepegawaian berbasis talenta. Konsistensi ini diganjar oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) juara 1 untuk inovasi manajemen ASN melalui penerapan manajemen talenta.
Pemkot Tangerang menggungguli puluhan pemerintah kota lainnya. Untuk juara 2 diraih Pemkot Bogor dan Pemkot Yogyakarta mendapat juara 3. “Alhamdulillah, Kota Tangerang mendapatkan apresiasi kembali dari BKN. Ini salah satu bukti bahwa Kota Tangerang terus berkomitmen dan berinovasi dalam menerapkan manajemen ASN berbasis talenta, yang sudah diterapkan sejak lama,” kata Sachrudin usai menerima penghargaan di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Penghargaan ini diberikan di sela-sela rapat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2025 yang digelar BKN. Untuk kategori Lembaga, LPNK, LMS, Lembaga Negara, juara 1 diraih Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah. Juara 2 Lembaga Administrasi Negara dan juara 3 Badan Siber dan Sandi Negara.
Untuk kategori pemerintah provinsi, juara 1 diraih Pemrprov Jawa Tengah, juara 2 Pemprov Kepulauan Riau dan juara 3 Pemprov Gorontalo. Kategori kabupaten, juara 1 diraih Pemkab Sleman, juara 2 Pemkab Ngawi dan juara 3 Pemkab Gresik.
Penghargaan prestisius dari BKN ini, diberikan atas komitmen dan keberhasilan Pemkot Tangerang dalam mengembangkan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya melalui penerapan manajemen talenta yang telah dijalankan secara konsisten selama bertahun-tahun.
Sachrudin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pengakuan tersebut. “Saat ini kita kembali mendapatkan apresiasi, dan ini menjadi apresiasi yang ke-10 kalinya di bidang kepegawaian. Ini membuktikan bahwa Kota Tangerang terus berkomitmen memberikan yang terbaik. Pegawai pemerintah di lingkungan Pemkot Tangerang juga memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam Rakornas Kepegawaian 2025 yang mengusung tema “ASN Bergerak Bersama Mewujudkan Asta Cita”, Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH.,M.H, menyampaikan perihal transformasi menyeluruh dalam pengelolaan ASN di seluruh Indonesia. “Rakornas ini merupakan upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan manajemen ASN yang profesional dan inovatif,” katanya.
“Saya menginstruksikan seluruh unit pengelola kepegawaian untuk mengubah pendekatan yang bersifat administratif menjadi substantif,” terangnya. Arah regulasi manajemen ASN harus digeser dari pendekatan represif menjadi responsif. Semangat reformasi birokrasi ASN harus dilandasi tiga aspek yaitu melindungi, memudahkan, dan membahagiakan ASN dalam bekerja,” kata Prof. Zudan. (adv)











