RAJEG,BANTENKSPRES.CO.ID – Untuk memberikan pengetahuan tentang penanganan kebakaran, SMPN 2 Rajeg, Kecamatan Rajeg, mengikuti sosialisasi mitigasi kebakaran yang dilakukan oleh anggota Damkar Kecamatan Rajeg yang memberikan edukasi saat menghadapi kebakaran dan juga cara memadamkan api saat terjadi kebakaran agar tidak melebar.
Sosialisasi tersebut di ikuti oleh para siswa dan juga para guru, mereka mengikuti cara memadamkan api dengan tenang dan juga dengan caranya agar saat berhadapan dengan kebakaran bisa menghadapinya tanpa panik dan juga tidak membahayakan yang lainnya.
Kepala SMPN 2 Rajeg Timing Merawati mengatakan, sosialisasi yang dilakukan oleh tim Damkar Kecamatan Rajeg adalah kegiatan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada siswa dan guru untuk bisa mengatasi saat terjadi kebakaran, selain itu guru dan siswa juga ikut praktek memadamkan api dari gas 3kg, api yang di bakar di ban dan juga api yang ada di kayu.
“Sosialisasi ini sangat penting, karena memang ada pengetahuan dan pengalaman yang bisa mereka dapat. Selain itu, guru dan siswa juga tahu bagaimana cara memadamkan api ketika terjadi kebakaran di rumah ataupun di mana saja,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id usai melihat petugas Damkar memadamkan api di halaman sekolah, Rabu 12 November 2025.
Timing menambahkan, petugas Damkar juga memberikan pengetahuan tentang apa saja penyebab kebakaran, dan bagaimana harus menghindari terjadinya kebakaran agar tidak ada kasus kebakaran yang bisa merugikan secara material dan korban jiwa. Jadi, kebakaran harus di hindari dan juga harus di antisipasi agar tidak kajadian.
“Ada beberapa penyebab kebakaran, korsleting listrik atau arus pendek listrik bisa menyebabkan kebakaran, gas bocor, dan juga bermain api di dalam rumah dengan barang yang mudah terbakar. Dan itu harus di hindari, jangan sampai di abaikan karena bisa membahayakan,”paparanya.
Wahyu salah satu siswa SMPN 2 Rajeg mengungkapkan, bahwa dirinya baru pertama kali mengikuti sosialisasi dari Damkar, bahkan dirinya sangat takut dengan api. Setelah liat petugas Damkar, takutnya berkurang karena diberi tahu cara menghadapi api dan memadamkannya.
“Jujur, saya sama api tuh takut apalagi kalau kebakaran takut banget. Tapi, setelah ikut sosialisasi ini takut saya berkurang. Dan saya melihat langsung bagaimana mengatasi api dan memadamkannya agar tidak membahayakan,”tutupnya. (*)
Report: Randy Yastiawan











