Wali Kota Serang Budi Rustandi Resmikan Pembangunan Jalan Hasil dari CSR RS Fatimah Serang

Wali Kota Serang Budi Rustandi saat meresmikan pembangunan jalan simpang sebidang di kawasan Titan Arum, Kelurahan Drangong, Kota Serang, Senin 3 November 2025.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Serang Budi Rustandi meresmikan pembangunan jalan simpang sebidang di kawasan Titan Arum, Kelurahan Drangong, Kota Serang yang dikerjakan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Rumah Sakit (RS) Fatimah Serang.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, pembangunan yang dilakukan RS Fatimah merupakan bentuk sinergi positif antara dunia usaha dan pemerintah daerah. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya Pemkot Serang untuk membuka ruang partisipasi swasta dalam pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD.

Bacaan Lainnya

“Saya menyampaikan terima kasih kepada RS Fatimah yang sudah ikut membangun simpang di kawasan Titan Arum. Ke depan, kawasan ini akan kami rapikan dan kembangkan bersama pihak ketiga seperti Mayora dan Alfamart,” ujar Budi, Senin 3 November 2025.

Budi menambahkan, kolaborasi seperti ini harus menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi melalui CSR. “Langkah ini bukan hanya membantu pemerintah, tapi juga memudahkan akses publik. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah dan inspirasi bagi dunia usaha lainnya,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kota Serang Iwan Sunardi menjelaskan, kerja sama pembangunan dilakukan secara sukarela tanpa paksaan. Pemerintah hanya berperan sebagai fasilitator agar pelaksanaan CSR sesuai dengan kebutuhan infrastruktur kota.

“Kami tidak membebankan kewajiban. Semua sifatnya ajakan untuk kolaborasi. Lahan dari pemerintah, pembangunannya dari pihak swasta. Jadi sama-sama diuntungkan,” kata Iwan.

Selain RS Fatimah, beberapa perusahaan lain juga mulai menjalin kerja sama serupa, di antaranya Mayora dan Perumahan Harmoni di kawasan Legok dan Pakupatan–Bendung,

Sementara itu, perwakilan RS Fatimah, Budi Rukmansyah, mengatakan pembangunan jalan simpang Drangong dilakukan sepenuhnya dengan dana CSR tanpa bantuan pemerintah. “Kami ingin berkontribusi langsung untuk masyarakat. Setelah jalan diperlebar, akses kendaraan jadi jauh lebih lancar,” ujarnya. (*)

Reporter: Aldi Alpian Indra

Pos terkait