SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Tim Robotik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Tangerang kembali mencatatkan tinta emas di kancah regional. Sekolah ini sukses mendapatkan gelar Juara Umum dalam kompetisi robotik yang diselenggarakan oleh Fakultas Sains dan Teknologi UIN SMH Banten.
Ajang kompetisi ini digelar sebagai bagian dari peringatan Dies Natalis atau Milad ke-6 Fakultas Sains dan Teknologi UIN SMH Banten tahun 2026. Suasana kompetisi berlangsung sengit dengan kehadiran berbagai peserta yang adu ketangkasan di bidang teknologi dan pemrograman.
Pada kompetisi ini, delegasi MAN 4 Tangerang tampil sangat impresif dan mendominasi. Tim ini berhasil menyapu bersih podium pertama di tiga kategori utama yang diperlombakan, hal ini menjadi sebuah pencapaian yang jarang terjadi dalam satu ajang kompetisi sekaligus.
Kemenangan pertama, dipersembahkan oleh tim yang digawangi Abid Alaika Robbi, M. Zalenty Ibrahim, dan Ahmad Firli. Mereka sukses meraih Juara 1 pada kategori Robot Inovasi EcoBot, yang mengedepankan aspek teknologi ramah lingkungan.
Prestasi gemilang berlanjut di lintasan fisik, melalui kategori Robot Pengikut Garis (Line Follower). Tim yang beranggotakan Fah Rizal, Ali, dan Dzakiatun Nufus. Pada kompetisi itu mereka menunjukkan keahlian teknis tingkat tinggi, hingga berhasil meraih Juara 1.
Tak hanya unggul dalam perangkat keras, MAN 4 Tangerang juga membuktikan taji di bidang perangkat lunak. Duet maut Abid Alaika Robbi, dan Ragil Waluyo Hamid sukses mengamankan posisi Juara 1 dalam Lomba Coding.
Lebih lanjut, dengan total raihan tiga trofi utama tersebut, panitia menetapkan MAN 4 Tangerang sebagai Juara Umum dalam ajang Milad ke-6 ini. Keberhasilan ini mengukuhkan posisi MAN 4 Tangerang sebagai institusi pendidikan yang unggul, dan sangat kompetitif dalam pengembangan teknologi digital dan robotika.
Melalui kemenangan besar ini, bukan hanya sekadar tentang perolehan medali atau trofi. Prestasi ini juga merupakan wujud nyata dari dedikasi panjang para siswa, dan Tim Robotik MAN 4 Tangerang.
Selain itu, pencapaian ini juga dinilai sebagai langkah konkret dalam mendukung visi besar nasional, yakni mencetak sumber daya manusia unggul demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. Melalui robotika, para siswa belajar memecahkan masalah kompleks yang menjadi bekal penting di masa depan.
Ke depan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat membangun semangat inovasi yang tinggi agar tidak berhenti disini saja. Prestasi ini menjadi pemantik bagi para siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri agar siap menghadapi tantangan global dan menjadi pelopor teknologi di masa yang akan datang. (*)
Reporter: Muhammad Dhuyuf Khuzaimi










