Dari 13 Kecamatan, 26 Tim Basket Akan Bertanding pada Walikota Cup 2025

Dari 13 Kecamatan, 26 Tim Basket Akan Bertanding pada Walikota Cup 2025
Dispora Kota Tangerang dan Perbasi rapat bersama 13 Kecamatan dalam persiapan Walikota Cup 2025 November mendatang. Kamis 9 Oktober 2025. Foto: Ahmad Syihabudin/Bantenekspres.co.id

TANGERANG,BANTENESKPRES.CO.ID – Setelah 10 tahun vakum, gairah olahraga basket di Kota Tangerang kembali menyala. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesi (Perbasi) Kota Tangerang siap menggelar Walikota Cup 2025 pada 16–30 November 2025 di GOR Dimyati.

Turnamen ini akan mempertemukan 26 tim putra dan putri usia 16-19 tahun dari 13 kecamatan. Selain menjadi ajang prestasi, Walikota Cup juga menjadi momentum penting untuk menjaring bibit atlet muda basket berpotensial.

Bacaan Lainnya

Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, menyebut penyelenggaraan kali ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi atlet usia muda.

“Setelah sepuluh tahun, akhirnya Walikota Cup untuk basket kembali digelar. Ini adalah ikhtiar besar untuk menyalakan kembali semangat atlet muda agar mereka punya harapan baru untuk berprestasi,” ujar Kaonang ditemui BANTENESKPRES.CO.ID usai memimpin rapat persiapan bersama Perbasi dan perwakilan 13 Kecamatan se-kota Tangerang. Kamis 9 Oktober 2025.

Berbeda dari sebelumnya, Walikota Cup 2025 menawarkan sistem penghargaan yang lebih menarik. Para juara tidak hanya mendapat medali, tetapi juga hadiah uang tunai masing-masing Rp9 juta untuk juara pertama putra dan putri.

Dispora berharap ajang ini menjadi wadah kompetitif sekaligus inspiratif bagi generasi muda.

“Mereka bukan hanya bertanding demi medali, tapi juga membawa nama baik kecamatan dan kebanggaan bagi Kota Tangerang,” tambah Kaonang.

Ketua Perbasi Kota Tangerang, Andri S Permana, menjelaskan setiap kecamatan diberi waktu sekitar satu bulan untuk menyeleksi tim terbaiknya.

“Peserta wajib berdomisili di kecamatan yang diwakilinya. Kami ingin memastikan keaslian representasi dan pemerataan kesempatan bagi semua atlet muda,” tegasnya.

Dengan sistem setengah kompetisi, setiap tim akan mendapat lebih banyak pengalaman bertanding dan kesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Wali Kota Tangerang, Sachrudin, turnamen ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memajukan olahraga daerah sekaligus membangun karakter generasi muda.

“Kami berharap Walikota Cup menjadi ajang lahirnya atlet-atlet basket yang bisa membawa nama Kota Tangerang di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.

Walikota Cup 2025 pun dipastikan menjadi ajang olahraga paling bergengsi di akhir tahun, sekaligus simbol kebangkitan basket Kota Tangerang setelah satu dekade terhenti. (*)

Pos terkait