CILEDUG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Petugas gabungan menggelar operasi penertiban sampah yang berada di sepanjang Jalan Raden Fatah, Pasar Lembang pada Senin, 8 September 2025 dini hari.
Dalam operasi tersebut, petugas menjaring tujuh orang warga yang tertangkap tangan saat hendak membuang plastik berisi sampah di atas median jalan dan jembatan Parung Serab.
Camat Ciledug, Ayi Nuryadin mengatakan, pihaknya bersama petugas DLH Kota Tangerang melakukan operasi penertiban sampah di wilayahnya terutama di sepanjang jalan raya. Kegiatan tersebut dilakukan malam hari hingga dini hari secara berkala.
Dia menyebut, kali ini pihaknya menjaring tujuh orang warga tertangkap tangan saat membuang sampah di atas media jalan dan jembatan Parung Serab.
“Semalam kita mendapati tujuh oknum warga tertangkap tangan. Mereka itu warga dari luar Kota Tangerang namun menetap di wilayah Ciledug,,” ungkap Ayi dalam keterangannya, Selasa, 9 September 2025.
Dikatakan, ketujuh oknum warga yang terjaring tersebut diberikan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) sekaligus dilakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan.
‘”Mereka yang terjaring kita minta keterangan biar kami mengetahui permasalahan, dan kemudian dicarikan solusi bersama Kelurahan dan Kecamatan,” katanya.
Ayi menyampaikan, operasi penertiban sampah di wilayahnya akan dilakukan secara masif guna mengantisipasi oknum pembuang sampah sembarangan. Para petugas Trantib ditempatkan di beberapa titik yang dicurigai menjadi tempat membuang sampah.
“Petugas untuk pengawasan dan pengamanan ditempatkan di beberapa titik sebanyak 3 sampai 4 petugas, utamanya di sekitar pasar Lembang dan jembatan Parung Serab,” pungkasnya.
Kegiatan operasi gabungan ini, kata Ayi, sebagai upaya penegakkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2022 tentang pengelolaan sampah dan untuk menekan volume tumpukan sampah di media jalan Raden Fatah dan jembatan Parung Serab.
Dia menambahkan, dalam kegiatan tersebut, para petugas sekaligus melakukan pembersihan tumpukan sampah yang berada di media jalan sepanjang Jalan Raden Fatah hingga Jembatan Parung Serab.
“Untuk mengangkut sampah itu menggunakan 3 unit bentor dan 1 unit truk sampah dari DLH. Tumpukan sampah tersebut kebanyakan merupakan sampah rumah tangga,” tutupnya.(*)










