TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam mengatakan, dalam memaknai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 ini sebagai legislasi yang turut berperan dalam penganggaran kegiatan di lingkup Pemkot Tangerang, dia terus mendorong penyelenggaraan kegiatan Pemkot Tangerang dalam melayani masyarakat lebih optimal.
“Kita dalam konteks legislasi budgeting atau penganggaran bagaimana kita arahkan untuk menyejahterakan masyarakat, melayani masyarakat lebih optimal. Bagaimana kedepannya dengan anggaran kita yang terbatas bisa mendorong warga memiliki pekerjaan bisa mendapatkan layanan pendidikan dan kesehatan yang lebih baik lagi,” kata Rusdi.
Dia menyampaikan, pihaknya juga tengah merumuskan aturan-aturan yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang. Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat turut berkontribusi dalam membangun Kota Tangerang. Terlebih branding kota yang saat ini sudah berganti dari kota seribu industri menjadi kota jasa perlu didorong adanya terobosan-terobosan yang inovatif
Pergeseran branding tersebut juga, kata Rusdi, perlu adanya rumusan yang baru dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang.
“Bagaimana kemudian branding kotanya bisa menjadi daya tarik para investor untuk berinvestasi di Kota Tangerang. Karena kita butuh itu sehingga apa yang menjadi janji politik pak Wali dan pak Wakil terkait dengan program 3G khususnya Gampang Kerja bisa kita realisasikan. Karena kita gak mungkin menyerap banyak kalau tidak banyak investor yang masuk,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi, bahwa investasi di Kota Tangerang terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Terlebih kedepannya dia mendorong Pemkot Tangerang terus memberikan kemudahan-kemudahan dan percepatan layanan sehingga semakin banyak investor berminat untuk berinvestasi di Kota Tangerang.
“Karena dengan banyaknya yang berinvestasi di Kota Tangerang akan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat kota, salah satunya yaitu adanya penyerapan tenaga kerja tadi dan berdampak pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang,” tandas Rusdi.
“Pak Wakil sempat menyebutkan baru dua sektor yang dominan meningkatkan nilai investasi di Kota Tangerang, yaitu perumahan dan jasa. Kita berharap ada sektor-sektor lainnya yang bisa dikembangkan dan menjadi daya tarik bagi para investor,” sambungnya.
Menurut politisi dari Partai Golkar ini, Kota Tangerang sudah tidak memiliki banyak lahan. Hampir secara keseluruhan sudah dibangun. Begitu juga dengan branding kota yang saat ini sudah berganti dari kota seribu industri menjadi kota jasa.
Namun demikian, pihaknya mendorong adanya terobosan-terobosan yang perlu dilakukan dalam upaya menarik investor.
“Bagaimana kemudian branding kotanya bisa menjadi daya tarik para investor berinvestasi di Kota Tangerang. Karena kita butuh itu sehingga apa yang menjadi janji politik pak Wali dan pak Wakil terkait dengan program 3G bisa kita realisasikan, khususnya Gampang Kerja Karena kita gak mungkin menyerap banyak kalau tidak banyak investasi di kota Tangerang,” tutupnya.(*)










