Kotret Pamerkan Hasil Jepretan dan Gelar Diskusi di Gedung Kesenian Kota Tangerang

Pelajar dari tim Broadcast Nelita SMKN 5 Kota Tangerang sedang bertanya kepada narasumber dalam kegiatan diskusi di acara pameran Kotret di Gedung Kesenian Tangerang. Foto: Abdul Aziz/bantenekspres.co.id

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Komunitas Taman Potret menggelar pameran foto sekaligus diskusi tentang Fotografi di Tengah Modernisasi yang digelar di Gedung Kesenian Tangerang, Modernland, Kecamatan Tangerang, 15 -16 Agustus 2025.

Foto-foto hasil jepretan yang di pajang di selasar Gedung Kesenian Kota Tangerang itu menarik perhatian para undangan diantaranya beberapa pejabat di lingkup Pemkot Tangerang yang menyempatkan hadir dan pengunjung lainnya. Foto yang dipamerkan tersebut merupakan sebuah karya yang merekam dinamika budaya dan modernitas di tengah masyarakat. Setiap fotografer memadukan nilai sejarah, tradisi, dan perubahan zaman dalam bingkai visual yang memikat.

Bacaan Lainnya

Gelaran pameran tersebut juga dimeriahkan dengan kegiatan diskusi yang dihadiri dari berbagai komunitas, termasuk Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) Universitas Buddhi Dharma (UBD), Ikatan Mahasiswa Fotografi (Imafo) Universitas Islam Syekh Yusuf, mahasiswa dan Komunitas Fotografi Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Tangerang, (UMT) serta Broadcast Nelita SMKN 5 Kota Tangerang.

Ketua Panitia, Eky Fajrin mengungkapkan, pameran foto yang dipadukan dengan kegiatan diskusi ini terlihat disambut antusias undangan yang hadir dan pengunjung lainnya.

“Alhamdulillah beberapa pejabat di lingkup Pemkot Tangerang menyempatkan hadir dan foto-foto hasil karya kami yang dipamerkan cukup menarik perhatiannya,” kata Eky.

“Apalagi bagi para mahasiswa dan pelajar ini menjadi pelengkap bahan edukasi mereka,” sambungnya.

Dia juga mengapresiasi dalam kegiatan diskusi para mahasiswa, pelajar dan pengunjung lainnya tak hanya menjadi pendengar saja, namun kegiatan diskusi tersebut malah diramaikan sesi tanya jawab.

“Karena teknologi terus berkembang, bidang fotografi malah semakin diminati. Karena dengan menggunakan hape pun semua orang bisa menjadi fotografer,” ujar Eky.

Dia menyebutkan, seorang fotografer harus memiliki kepiawaiannya untuk segala hal pengambilan objek yang menjadi bidikannya. “Mulai dari memilih objek hingga memilih prasetel, mulai dari mencari fokus hingga mengoptimalkan pengaturan kamera agar sesuai dengan pemandangan dan adegan yang ingin di tangkap,” sebutnya.

Hal yang menjadi tantangan di era sekarang ini, lanjut Eky, Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan menjadi sebuah tantangan. Sebab, AI dapat melakukan banyak hal rumit jauh lebih cepat. AI dalam fotografi juga mengarah pada revolusi dalam bidang fotografi olahraga dan alam liar kemampuan AI untuk melacak subjek yang bergerak cepat dan menjaganya tetap fokus.

Dia berharap, pameran ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya seni, tetapi juga mempererat kolaborasi antar komunitas dan memotivasi generasi muda di Kota Tangerang untuk berkarya.

Salah satu narasumber dalam kegiatan diskusi, kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan kembali komunitas. Ia juga menyampaikan pesan bagi masyarakat dan generasi muda:

“Teruslah berkarya. Melalui fotografi, kita bisa memengaruhi dunia dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ucap Denis.

Ketua Umum Himakom UBD,
Erlangga Harimurti mengatakan, pameran ini memberi kesempatan untuk belajar langsung dari fotografer profesional dan menambah wawasan tentang bagaimana seni fotografi bisa merekam budaya sekaligus menyampaikan pesan modernitas di era digital saat ini.

“Terima kasih telah mengajak kami dan ini menjadi bagian penambahan ilmu dan wawasan bagi kami dalam dunia seni fotografi. Kami pun berharap ke depannya bisa berkolaborasi dengan adanya implementasi karya seni fotografi itu sendiri,” pungkasnya.(*)

 

 

 

Pos terkait