CIPOCOK, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, memastikan pembangunan Pasar Induk Rau akan menggunakan dana pinjaman bank. Langkah ini diambil sebagai upaya percepatan proyek yang ditargetkan rampung dalam dua tahun.
Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan dana pinjaman bank dipilih karena bunga yang lebih rendah dibandingkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang mencapai 2 persen per bulan.
“Pinjam bank ini bunganya lebih murah dan prosesnya cepat. Kalau tidak segera dibangun tahun depan, kapan lagi? Masa jabatan saya hanya empat tahun, jadi harus dipercepat,” tegasnya, Rabu 13 Agustus 2025.
Budi menegaskan, seluruh bangunan lama Pasar Rau akan dibongkar total demi menjamin keselamatan dan menghadirkan konsep pasar modern yang bersih, nyaman, dan dikelola langsung oleh pemerintah.
“Saya tidak mau bangunan lama dipertahankan karena khawatir membahayakan. Konsep saya, pasar Rau dibangun dari nol,” ujarnya.
Ia menyebut, keinginan membangun pasar tersebut tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari pedagang yang sudah lama mengeluhkan kondisi pasar. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan lokasi sementara agar para pedagang tetap bisa berjualan selama proses pembangunan berlangsung.
Budi memastikan kerja sama dengan pengelola pasar sebelumnya, PT Pesona, akan diputus pada tahun ini. “Untuk pengelola Pasar Induk Rau yaitu PT Pesona saya pastikan tahun ini kerjasama yang diputus,” pungkasnya. (*)










