Ia menyebutkan bahwa keberadaan pasar tersebut sangat vital dalam mendukung roda perekonomian rakyat.
”Kami mengapresiasi langkah cepat Pemkot Tangerang, namun kami juga mengingatkan bahwa prosesnya harus terbuka dan bisa dipertanggungjawabkan. Semua pihak, khususnya para pedagang, perlu mendapatkan informasi yang jelas dan merata,” ungkap Rusdi saat ditemui, Rabu (2/6).
Dia juga mengapresiasi dilakukannya percepatan pengembalian fungsi tempat relokasi pedagang saat Pasar Anyar dilakukan revitalisasi. ”Kita sangat mendukung percepatan dikembalikannya tempat relokasi, yang tadinya taman dikembalikan menjadi taman lagi dan lebih rapih,” ujarnya.
Kedepannya, dia juga mendorong Pemkot Tangerang secara aktif melibatkan perwakilan pedagang dalam setiap tahapan kebijakan, termasuk dalam pembagian kios dan lapak bagi pedagang kaki lima (PKL), sistem retribusi, hingga ketentuan operasional harian. Keterbukaan informasi diharapkan dapat mencegah potensi konflik dan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.











