Ia menuturkan, sudah melakukan penelusuran dan pengamatan dari data di lapangan. Di mana, dari data menunjukkan luapan aliran Kali Sabi penyebab banjir di Tol Tangerang – Jakarta.
”Kan saya melihatnya kali sabi yang meluap. Secara pengamatan di lapangan,” katanya.
Lanjut dia, penyebab Kali Sabi juga dibenarkan setelah koordinasi dengan Jasa Marga. Jadi, kata Agun, tak cuman soal pengamatan di lapangan.
”Dari perkiraan dilapangan dan dengan koordinasi Jasa Marga. Memang terdapat luapan air yang melebihi kebiasaan. Yang dipantau dilapangan kemarin, meluap sehingga masuk ke jalan tol,” jelasnya.
”Artinya kali sabi tidak dapat menampung air yang ada hingga meluapkan ke jalan tol. Dan juga memutuskan jalan dari arah Lippo ke Taman Ubud. Kalau melihat arah aliran airnya, karena di komplek Dasana pun banjir, di Perum Tiga pun banjir,” tambahnya.
Banjir di jalan Tol Tangerang Jakarta membuat arus lalulintas dari Jakarta ke Cikupa lumpuh. Pengendara terjebak macet 4 jam lebih untuk bisa melewati titik banjir.(sep)











