Persaingan Masuk SMP Negeri Makin Ketat, Sebanyak 24.000 Lulusan SD Berebut 9.000 Kursi SMP Negeri

SMP
Petugas posko aduan di SMPN 11 Tangsel (kanan) melayani warga terkait proses SPMB SMPN di Kota Tangsel. Credit: Tri Budi Sulaksono/Banten Ekspres)

CIPUTAT—Untuk bisa ma­suk SMP Negeri sekarang kian susah. Lantaran, jumlah lulu­san SD tak sebanding dengan daya tampung SMP Negeri. Wal hasil, persaingan untuk bisa tercatat sebagai siswa SMP Negeri, kian ketat.

Untuk diketahui, sejak 24 Juni 2025 seleksi penerimaan murid baru (SPMB) jenjang SMP negeri tahun ajaran 20­25/2026 di Kota Tangsel telah dibuka. Pendaftaran SMPN akan ditutup pada 7 Juli 2025 mendatang.

Bacaan Lainnya

Seleksi SPMB SMPN dilaku­kan dalam tiga tahap. Tahap 1 yakni jalur domisili dengan persentase 40 persen. Pendaf­taran dan verifikasi pada 24–26 Juni, pengumuman pa­da 28 Juni dan daftar ulang 30 Juni 2025.

Kemudian tahap 2, untuk jalur mutasi persentasenya 5 persen, jalur prestasi 25 per­sen. Pendaftaran dan veri­fikasi pada 1–3 Juli, pengu­muman 4 Juli dan daftar ulang pada 5 Juli. Terakhir tahap 3 yakni jalur afirmasi dan disa­bilitas dengan persentasi 30 persen. Pendaftaran dan veri­fikasi 7–9 Juli, pengumuman 10 Juli dan daftar ulang 11 Juli.

Pos terkait