”Kita juga banyak kebutuhan lain dan tidak hanya fokus di porprov saja. Yang penting standarisasi terpenuhi, standar penonton berapa dan lainnya,” ungkapnya.
Namun, pria yang juga menjabat Ketua Asprov PSSI Banten tersebut mengaku, ada venue yang terpaksa menggunakan benue diluar Kota Tangsel. Cabor tersebut adalah balap motor (IMI) dan harus menggukan disrkuit yang ada di Cicangkal, Rumpin, Kabu
paten Bogor, Jawa Barat. ”Ini karena bentang alam yang memaksa kita menggunakan venue diluar Tangsel,” tuturnya.
Pilar mengaku, nantinya dengan pihak swasta bisa dengan sistem sewa atau hibah perbaikan, contohnya tribun penonton kurang maka nantinya akan ditambah. ”Ini yang sedang dibicarakan dengan pemilik tempat apa yang bisa kita lakukan bersama, tereka terbuka dan senang,” jelasnya.
”Pelan-pelan sarana olahraga kita bangun karena kebutuhan pembangunan lain juga harus dilakukan,” tutupnya.











