Padahal, tuturnya, Tim Bina Marga (Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air) Kabupaten Tangerang, sudah melakukan gecek ke dalaman lumpur dan pemasangan patok pada awal 2024 lalu.
Lebih lanjut, kala itu Tim Bina Marga menyebut berencana akan melakukan peninggian jalan di alamat tersebut. Tujuannya, agar jalan tidak terisolasi saat terendam banjir akibat luapan anak Sungai Cimanceuri.
“Jadi, jalan ini kondisinya menurun dari arah Kampung Jambu maupun dari arah Kampung Pabuaran. Rencana jalan akan ditinggikan,” tuturnya.
Dengan begitu, ia berharap jalan penghubung antara Kampung Jambu dengan Kampung Pabuaran tidak langganan banjir lagi.
Sebelumnya, pernah diberitakan Senin (29/4/2024), sejumlah warga naik gedebog (batang pohon) pisang saat melintasi jalan penghubung antara Kampung Jambu dengan Kampung Pabuaran di Desa Jambu Karya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, yang terendam banjir akibat luapan anak Sungai Cimanceuri.











