Ia menjelaskan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dari proses panjang pengembangan jalur KRL Serang-Jakarta.
Setelah penandatanganan ini akan dilakukan tahap perencanaan secara menyeluruh, sebelum pembangunan fisik dimulai pada 2026.
“Insya Allah di 2025 mungkin dari pusat akan membuat perencanaan dan mudah-mudahan 2026 sudah mulai proses pembangunannya,” ucapnya.
Budi menilai bahwa kerja sama dengan PT KAI ini hadir di saat yang tepat, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat akan transportasi yang lebih terjangkau.
Mahalnya biaya transportasi saat ini menjadi salah satu keluhan utama warga, sehingga kehadiran jalur KRL rute Serang-Jakarta diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang yang efisien dan ramah lingkungan.
“Ini kebutuhan masyarakat, karena kan pertama adalah ngirit banget, kedua mengurangi kemacetan dan tentunya ini pasti manfaatnya sangat luar biasa untuk warga Kota Serang,” tuturnya.











