Menurut Dimyati, mahasiswa dapat menjadi pemantik dan pendorong bagi para siswa untuk bersemangat melanjutkan pendidikannya, bahkan sampai ke tingkat perguruan tinggi.
Mahasiswa memiliki banyak medium untuk dapat meningkatan APS di Banten mulai dari berbagai diklat dan pelatihan dasar, praktek lapangan, hingga praktek mengajar.
“Ini perlu didorong oleh mahasiswa, mereka (mahasiswa-red) bisa menjadi pemantik dan pemancing agar memberikan semangat kepada anak-anak sekolah lanjutan tingkat atas,” terangnya.
Terlebih saat ini Pemprov Banten tengah mempersiapkan program sekolah gratis, khususnya bagi SMA, SMK, SKh dan Madrasah Aliyah swasta. Dan diharapkan hal tersebut mendapatkan dukungan dari semua pihak, terutama para mahasiswa.
“Kalau untuk SD kita tinggal kurang dari 1 persen lagi, tapi kalau untuk yang kuliah, kita baru 24,85 persen. Dan kita juga masih punya PR untuk tingkat SMA sederajat. Mudah-mudahan dengan program sekolah gratis ini, bisa lebih cepat diselesaikan,” tuturnya.










