“Padahal dalam waktu dekat jalan tersebut akan dilalui para pemudik,” sambungnya.
Menurut Arif, dengan kondisi jalan yang penuh lubang tersebut, bahkan ada yang amblas akan berpotensi terjadi kerawanan kekerasan dan kecelakaan lalulintas serta dapat menyumbat arus lalulintas. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah pusat atau Provinsi Banten dapat melakukan perbaikan secara cepat dan optimal sebelum arus mudik Lebaran datang.
“Pemerintah seharusnya melakukan perbaikan jauh hari sebelum Ramadan tiba, agar para pemudik bisa nyaman dengan kondisi infrastruktur yang layak, sehingga kecelakaan dan kekerasan di jalan bisa diminimalisir sekecil mungkin,” ujarnya.
Ali Saeful, seorang mengendara menambahkan, di jalur mudik tersebut, bukan saja infrastrukturnya yang buruk, sepanjang jalan tersebut pun minim penerangan jalan umum (PJU). Sehingga penerangan jalan hanya mengendalikan lampu-lampu kendaraan yang melintas.











