“Sidak pasar akan terus kami lakukan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Babar Suharso mengatakan, saat ini terdapat satu komoditas yakni telur yang mengalami kenaikan harga. Meski harganya meningkat namun masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET). “Agak naik telur saja yang lain tidak, itu juga di bawah HET sebesar Rp28 ribu,” katanya.
Maka dari itu, pihaknya akan segera melakukan sidak kepada komoditas yang mengalami kenaikan harga, khususnya telur di peternak. Sidak dilakukan untuk mengetahui kendala yang terjadi, serta mencarikan solusi. Sehingga harga telur dapat kembali normal pada saat Ramadan.
“Nanti kita akan sidak ke peternak ayam yang ada di Serang maupun Tangerang,” ujarnya. “Artinya kita bisa pasok jagungnya nanti buat pangan ayamnya, dalam waktu dekat ini kita akan sidak ya,” paparnya. (mam)











