Bedah Buku Transformasi Pertanian di Provinsi Banten, Butuh Regenerasi Petani

Regenerasi Petani
PELUNCURAN: Pj Gubernur Banten, A. Damenta membuka peluncuran dan bedah buku di Ruang Serba Guna Fisip Untirta, Sabtu (15/2). (CREDIT: PEMPROV BANTEN FOR BANTEN EKSPRES)

“Pangan merupakan syarat utama dari kemandirian dan kedaulatan,” ujarnya.

Namun, saat ini, Provinsi Banten mengalami penurunan jumlah petani.  Untuk itu, perlu upaya regenerasi petani untuk meningkatkan produktivitas perekonomian dari sektor pertanian.

Bacaan Lainnya

“Perlu pengembangan minat generasi Z dalam usaha pertanian. Untuk itu, Provinsi Banten mengembangkan Program Petani Milenial,” terangnya.

“Transformasi tersebut diharapkan menumbuhkan kecintaan generasi milenial terhadap pertanian,” sambungnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untirta, Agus Sjafari mengatakan, pembangunan pertanian di Provinsi Banten saat ini mengalami permasalahan komplek. Ia merinci, permasalahan pertama di Banten adalah berkurangnya lahan pertanian akibat alih fungsi.

BACA JUGA: Faktor Terjadinya Inflasi di Banten, 13 Komoditas Naik, Ketapang Segera Stabilkan Harga

Kemudian, mengalami perubahan struktur petani, dimana jumlah petani terus mengalami penurunan.

Pos terkait