“Penutupan median permanen kita usulkan ke DSDABMBK dan akan dilaksanakan tahun depan,” tuturnya.
Martha mengaku, supaya u-turn atau berrier yang dipasang tidak dibongkar lagi, maka pihak kelurahan dan kecamatan akan mengedukasi masyarakat.
Selain u-turn depan sekolah Al Wildan, Martha mengaku pihaknya juga akan menutup u-turn yang ada didepan SPBU juga di Jalan Ciater Raya. Namun, pihakanya akan melakukan buka tutup u-turn tersebut.
“Kalau yang depan pom bensin u-turn akan buka tutup. Pagi sore ditutup tapi dilihat situasinya. Pagi u-turn kita tutup dari jam 6 hingga 9, sore dari jam 16 sampai 19. Kita tutup pakai barrier plastik, kalau tidak bermaslaah akan dibuka,” ungkapnya.
“Ujicoba ini tersamaan dengan penutupan u-turn depan Al Wildan,” tutupnya. (bud)











