Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Luncurkan Gerakan Ibu Hamil Sehat 2024

Gerakan
KOMITMEN: Sekretaris Dinas Kesehatan Etta Darmayanti (kiri) mendampingi Kabid Kesehatan Keluarga Dinkes Kabupaten Tangerang Sri Indriyani saat MoU pencegahan kematian ibu hamil bersama PKK Kecamatan di GSG Puspemkab, Kamis (24/10/2024).(Credit: Dinkes For Banten Ekspres)

Melalui gerakan ini, Dinas Kesehatan mendorong ibu hamil untuk melakukan peme­riksaan kehamilan secara ter­atur, dengan target minimal enam kali pemeriksaan, di ma­na dua di antaranya harus melibatkan USG oleh dokter.

Selain itu, ibu hamil diharap­kan untuk mengikuti kelas ibu hamil minimal empat kali, me­ngonsumsi tablet tambah darah setiap hari, serta me­matuhi anjuran gizi yang tepat untuk meningkatkan berat badan yang sehat.

Bacaan Lainnya

“Peran keluarga dan ling­kung­an sangat penting dalam mendampingi ibu hamil. Kami juga melibatkan PKK kecamatan dan petugas puskesmas untuk mendukung kesehatan ibu ha­mil,” tambahnya.

Masalah stunting juga menjadi fokus utama, dengan angka stunting di Kabupaten Tange­rang mencapai 26,4 persen pada 2023. Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap stunting meliputi berat badan lahir rendah dan akses antenatal care yang tidak lengkap.

Dirinya pun menekankan pen­­tingnya peningkatan ke­sa­daran dan motivasi ibu hamil untuk menjaga kesehatan.

Pos terkait