Sementara, Kepala Desa Kohod Arsin bin Asip mengapresiasi kepada jajaran akademika STIH Painan.
“Saya berterima kasih kepada STIH Painan, orang-orang yang ada di STIH Painan bukanlah orang sembarang, yakni orang yang berpendidikan, baik Magister, Doktor, hingga Profesor mau datang ke desa kohod membuka kampus untuk memberikan ilmu kepada masyarakat kami,” ucapnya.
Selaku kepala desa yakni sebagai orang tua di Desa Kohod, beber Arsin, sudah selayaknya menyiapkan ruang. Dan membiayai perkuliahan mahasiswa adalah keinginannya. Perdana ini ada 25 mahasiswa yang dikuliahkan olehnya sampai lulus.
BACA JUGA: Rektor UIN: Mahasiswa Harus Siap Hadapi Tantangan Digital
“Harapan saya minimal kalau ngerti hukum tidak dibodoh-bodohi oleh orang dan saya ingin membuka mata masyarakat Desa Kohod, dimulai dari staf saya berkuliah ada juga beberapa warga saya, dengan pendidikan yang sangat luar biasa ini kita akan terang, karena tanpa pendidikan kita gelap,” imbuhnya.










