Sehingga, pembinaan harus segera dilakukan untuk kembali melatih para khalifah terbaik ini, agar mampu bersaing dengan khafilah dari kabupaten kota lainnya.
“Ini waktunya mepet ya, tinggal dua bulan lagi menuju Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat Provinsi Banten, maka harus segera dilakukan pembinaan supaya kita punya kualitas SDM terbaik untuk dilombakan. Kita berharap, nanti di MTQ tingkat Provinsi Banten kita bisa masuk ketiga besar,” katanya kepada wartawan.
Tatu mengaku, khawatir harapan masuk tiga besar pada MTQ tingkat Provinsi Banten tidak bisa tercapai, karena waktu yang sangat mepet dan pembinaan yang tidak maksimal.
Meski begitu, dirinya optimis dan telah meminta kepada seluruh pihak terlibat seperti LPTQ dan Pondok Pesantren (Ponpes), untuk terlibat melatih kembali para khafilah terbaik.
“Kita harus punya khafilah andalan, dimasing-masing cabang yang akan dilombakan pada MTQ tingkat Provinsi Banten. LPTQ dan Ponpes harus berbagi tugas, supaya lebih fokus dalam pembinaannya,” ujarnya.











