Jetri Andarka, pengelola Wisata Sawarna Bayah mengaku, pengelolaan Sawarna oleh dirinya dimulai dari Desember 2023. Sehingga, hambatan PAD dari sawarna untuk tahun 2023, Jetri mengaku tidak tahu menahu. Sebab, sebelumnya Sawarna di kelola oleh Pemerintah Desa Sawarna.
“Kalau menanyakan hambatan capaian PAD 2023 saya kurang tahu, karena saya baru mengelola di awal tahun 2024 ini,” terangnya.
Adapun target PAD Tahun 2024 untuk Sawarna, akan dihitung berapa tiket atau karcis masuk wisata yang terjual. Persatu tiket atau karcis Rp 10 ribu dengan pembagian hasil yang sudah disepakati.
“Kami berharap kedepan wisata Sawarna lebih ramai pengunjung, sehingga target PAD bisa tercapai sebelum akhir tahun,” ucap Jetri.
Reporter: Ahmad Fadilah











