Sebanyak 2.000 Lebih Rumah Diperbaiki, Lewat Program Bedah Rumah, Sejak Kota Tangsel Berdiri

rumah
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangsel, Aries Kurniawan dalam kegiatan perumusan hasil evaluasi dan verifikasi usulan perbaikan RUTLH di Hotel Soll Marina, Serpong Utara, Kota Tangsel, Kamis (25/1/2024). (Credit: Miladi Ahmad/Banten Ekspres)

SERPONG UTARA—Sebanyak 2.000 lebih rumah tidak layak huni sudah diperbaiki Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Tahun ini, Pemkot Tangsel akan kembali menjalankan program itu.

Perbaikan rumah tak layak huni tersebut adalah, Perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RUTLH). Untuk tahun ini, totalnya terdapat 510 unit rumah yang diusulkan.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memastikan, program ini akan terus berlanjut. Selagi itu dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap bahwa program ini bisa terus selama masyarakat membutuhkan. Karena hasil pemeriksaan BPK juga kita dapat penilaian baik,” katanya,

“Dengan program ini, saya berharap agar kemiskinan ekstrem bisa kita tekan,” lanjut Benyamin, dalam kegiatan perumusan hasil evaluasi dan verifikasi usulan perbaikan RUTLH di Hotel Soll Marina, Serpong Utara, Kota Tangsel, Kamis (25/1/2024).

Namun, sebelum perbaikan itu dilakukan, ada sejumlah tahapan yang harus dilalui. Salah satunya adalah tahapan perumusan hasil evaluasi dan verifikasi usulan.

Cek artikel bantenekspres.co.id yang Anda minati di: Google News

Pos terkait