Ari Muhtadi Anggota Fraksi PDI Perjuangan Dari Pengusaha Jadi DPRD Ingin Lanjutkan Perjuangan Ayah Bantu Warga

Ari Muhtadi Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Serang. Foto : FraksiPDIPerjuangan/Bantenekspres.co.id

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Perjalanan Ari Muhtadi dari dunia usaha hingga menjadi anggota DPRD Kabupaten Serang, menjadi bagian dari kisah pengabdiannya kepada masyarakat.

 

Bacaan Lainnya

Bergabung dalam Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Serang, Ari membawa keinginan untuk melanjutkan perjuangan sang ayah sebagai Kepala Desa Kedung Soka, Kecamatan Puloampel, yang dikenal memiliki kepedulian terhadap warga.

 

Bagi Ari menjadi wakil rakyat ini bukan sekadar menjalankan tugas sebagai anggota legislatif, namun amanah ini juga menjadi kesempatan untuk meneruskan nilai-nilai yang diwariskan sang ayah, terutama dalam hal kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

 

Latar belakangnya sebagai pengusaha memberikan pengalaman tersendiri sebelum terjun ke dunia politik. Dalam dunia usaha, ia berhadapan dengan berbagai tantangan yang menuntut ketekunan, kemampuan mengambil keputusan, serta membangun hubungan dengan banyak pihak.

 

“Saya sebelum jadi dewan kebetulan pengusaha, jadi basicnya saya ini pengusaha, kebetulan juga saya punya PT ya kontraktor gitu. Pengalaman saya di dunia usaha, diharapkan bisa memahami beragam persoalan yang dihadapi masyarakat, sekaligus mendorong agar aspirasi masyarakat mendapat perhatian dalam proses penyusunan kebijakan daerah,” katanya kepada wartawan, Rabu 28 Oktober 2026.

 

Pria kelahiran Kampung Kalikeranjang, Desa Kedung Soka, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, ini memiliki hobi otomotif serta melihara ikan-ikan hias.

 

Adapun background pendidikannya untuk sekolah dasar dirinya bersekolah di SDN Kalikeranjang, sekaligus menempuh pendidikan agama di Madrasah Diniyah Al Khairiyah Kalikeranjang.

 

Selanjutnya ia bersekolah di SMP YPWKS Cilegon dan setelah lulus kembali melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren La Tanda Boarding School, namun hanya empat bulan lalu pindah sekolah ke SMA Islam Al Azhar Cilegon.

 

“Kemudian saya melanjutkan pendidikan S1 nya di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa atau Untirta ambil jurusan hukum,” ujarnya.

 

Kata Ari, menjadi wakil rakyat ini merupakan salah satu alasan penting dalam perjalanan pengabdiannya kepada masyarakat, terlebih mau meneruskan nilai perjuangan sang ayah.

 

Ia ingin tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat, dan menjadikan kebutuhan warga sebagai bagian dari perhatian dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

 

“Saya tuh terinspirasi melihat bapak saya, yang kebetulan memang sampai sekarang pun masih menjabat kepala desa di Desa Kedung Soka. Saya sering melihat bapak saya, tanpa kenal lelah membantu masyarakat bahkan pernah jam 3 ada warga mau melahirkan itu diantar bapak saya pakai ambulan ke rumah sakit,” ucapnya.

 

Bagi Ari, warisan seorang ayah tidak hanya berkaitan dengan keluarga, tetapi juga nilai kehidupan yang dapat diteruskan kepada orang lain. Kepedulian terhadap sesama dan keinginan untuk membantu warga menjadi nilai yang ingin ia jaga dalam menjalankan amanah di lembaga legislatif.

 

Melalui posisinya di DPRD Kabupaten Serang, Ari memiliki ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat, menyampaikan berbagai persoalan kepada pemerintah daerah, serta menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan sesuai kewenangannya.

 

“Sebagai putra daerah tentunya saya ingin melakukan perubahan di Dapil saya, memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya. (*)

 

Reporter : Agung Gumelar

Pos terkait