Kades Kadu Tinjau Rumah Warga yang Ludes Terbakar, Desa Siapkan Bantuan Renovasi

KUNJUNGAN : Kepala Desa Kadu Muhamad Asdiansyah saat mengunjungi rumah Royani yang terbakar. Randy/Bantenekspres.co.id

CURUG, BANTENEKSPRRS.CO.ID — Kepala Desa Kadu Muhamad Asdiansyah, turun langsung meninjau kondisi rumah milik Royani di Kampung Sempur RT 06/06, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, yang mengalami musibah kebakaran pada Rabu sore.

Kebakaran tersebut mengakibatkan rumah Royani terbakar hingga tidak menyisakan bagian bangunan yang dapat digunakan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kebakaran diduga terjadi akibat arus pendek listrik.

Bacaan Lainnya

Saat meninjau lokasi, Muhamad Asdiansyah melihat langsung kondisi rumah serta kerusakan yang dialami keluarga Royani. Ia menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warganya tersebut.

“Kami dari Pemerintah Desa Kadu turut prihatin atas musibah kebakaran yang dialami Pak Royani dan keluarga. Rumahnya terbakar dan kondisinya memang sangat memprihatinkan,” ujar Asdiansyah kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 17 September 2026.

Menurutnya, pemerintah desa tidak ingin membiarkan warganya menghadapi musibah tersebut seorang diri. Pihak desa akan berupaya memberikan bantuan untuk membantu proses renovasi rumah Royani agar keluarganya dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

“Kami akan membantu semaksimal mungkin melalui pemerintah desa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban Pak Royani dan keluarga setelah rumahnya mengalami kebakaran,” katanya.

Ia menambahkan, bantuan renovasi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Harapan kami, rumah ini nantinya bisa kembali dibangun dan menjadi tempat tinggal yang layak, aman dan nyaman bagi Pak Royani beserta keluarga,” ungkapnya.

Asdiansyah juga mengingatkan masyarakat Desa Kadu agar lebih berhati-hati terhadap penggunaan instalasi listrik di rumah masing-masing. Menurutnya, korsleting listrik dapat terjadi apabila instalasi maupun perangkat elektronik tidak digunakan dengan baik.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap penggunaan listrik di rumah. Pastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan tidak ada kabel atau sambungan yang berpotensi menimbulkan masalah,” tuturnya.

Selain itu, warga juga diminta membiasakan diri mencabut perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menghemat penggunaan energi sekaligus mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

“Kalau barang elektronik sudah tidak digunakan, sebaiknya dicabut dari stop kontak. Selain lebih hemat energi, ini juga menjadi salah satu langkah untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan, termasuk kebakaran,” jelasnya.

Ia berharap, kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayah Desa Kadu. Kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan listrik di lingkungan rumah dinilai menjadi salah satu upaya penting untuk mencegah kebakaran.

“Kita tentu tidak ingin ada lagi warga yang mengalami musibah seperti ini. Karena itu, kewaspadaan dan kehati-hatian harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Di tengah musibah yang dialami, Asdiansyah juga memberikan dukungan moril kepada Royani dan keluarganya agar tetap kuat dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Semoga Pak Royani dan keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, serta kemudahan dalam menghadapi musibah ini. Mudah-mudahan dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, keluarga beliau dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan baik,” pungkasnya. (*)

Pos terkait