Perbasi Cup 2026 Resmi Dibuka, 105 Tim Basket Siap Adu Prestasi

Perbasi Cup 2026 Resmi Dibuka, 105 Tim Basket Siap Adu Prestasi
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan didampingi Ketua Perbasi Kota Tangerang Andri S Permana foto bersama tim atlet Porprov VII dan tim poltekimipas di GOR Dimiyati, Sabtu (12/9). Dhuyuf/Banten Ekspres

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Perbasi Cup 2026 resmi dibuka di Kota Tangerang, Sabtu (12/9). Kompetisi bola basket yang diikuti 105 tim tingkat SMP dan SMA tersebut dibuka langsung Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan dan berlangsung meriah dengan dukungan ribuan suporter.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengapresiasi penyelenggaraan Perbasi Cup 2026 yang dinilai mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan prestasi di bidang olahraga.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah pagi hari ini kami membuka kegiatan Perbasi Cup 2026. Seluruh para peserta hampir banyak sekali pendukungnya, suporternya. Dan terima kasih juga kepada Perbasi, Pak Andri Permana beserta jajaran yang sudah menyelenggarakan Perbasi Cup tahun 2026,” ujar Maryono, Sabtu (12/9).

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap Perbasi Cup terus menunjukkan perkembangan. Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah pengunjung tercatat mencapai lebih dari 1.000 orang dan antusiasme tersebut kembali terlihat dalam pembukaan tahun ini.

“Kita ketahui tahun lalu, pengunjungnya hampir lebih daripada 1.000 dan kita lihat pada pembukaan pagi hari ini rata-rata di atas 1.000 kita dapat melihat. Dan itu per harinya, nanti akan berlangsung terus sampai tanggal 25 bulan September,” katanya.

Maryono juga memberikan motivasi kepada para atlet yang mengikuti kompetisi, khususnya pemain yang dipersiapkan untuk memperkuat Kota Tangerang pada ajang Porprov. Ia menekankan bahwa kemenangan maupun kekalahan harus menjadi bagian dari proses pembinaan.

“Harapannya siapa pun yang menang, kalah bukanlah sesuatu hal yang dapat membuat kita menjadi lebih down, tetapi menjadi lebih semangat. Yang menang adalah bagian dari latihan yang sukses, yang kalah terus kita cari prestasi berikutnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Perbasi Kota Tangerang Andri S. Permana mengatakan Perbasi Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang pertandingan basket, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi pendidikan dan profesi kepada para pelajar.

Menurut Andri, kolaborasi dengan Poltekim-Poltekip menjadi salah satu bagian penting dalam pembukaan tahun ini. Selain menampilkan marching band, kedua institusi tersebut juga menghadirkan tim basket yang berstatus juara kompetisi kedinasan tingkat nasional untuk berhadapan dengan atlet persiapan Porprov Kota Tangerang.

“Pembukaan Perbasi Cup tahun 2026, hari ini kita melakukan kolaborasi dengan Poltekim-Poltekip yang berdomisili di Kota Tangerang. Jadi pembukaan hari ini kita disuguhkan sebuah pertunjukan epik dari tim marching band Poltekim-Poltekip,” ujar Andri.

Ia menyebutkan, sebanyak 105 tim dari tingkat SMP dan SMA telah melalui proses kurasi dari jumlah pendaftar yang lebih banyak. Perbasi berharap kompetisi tahun ini tidak hanya mengejar jumlah peserta, tetapi juga menghasilkan pertandingan berkualitas.

“Yang setelah kita batasi, yang terlibat ada 105 tim dari SMA dan SMP. Ini sudah melalui hasil kurasi dari sekian banyak calon pendaftar, kita hanya menerima 105 tim. Mudah-mudahan tidak hanya pendekatannya kuantitas, tapi dari pendekatan kualitatif kita akan mendapatkan hasil yang maksimal di Perbasi Cup 2026,” katanya.

Menariknya, Perbasi Cup tahun ini juga memberikan perhatian terhadap kreativitas suporter. Andri mengatakan pertandingan tidak hanya berlangsung di dalam lapangan, tetapi juga di tribun melalui penampilan suporter dari masing-masing sekolah.

“Perbasi hari ini mau menghadirkan bahwa Perbasi Cup tidak hanya urusan bertanding basket tim di lapangan, tapi juga kita akan menyuguhkan pertandingan di tribun, suporter,” jelasnya.

Selain aspek olahraga, Perbasi Cup 2026 juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi. Perbasi mengkurasi sejumlah produk UMKM untuk turut meramaikan kegiatan yang berlangsung hingga 25 September tersebut.

Andri berharap kehadiran ribuan pengunjung selama kompetisi dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM sekaligus mendorong industrialisasi olahraga di Kota Tangerang. Ia menyebut, pada pelaksanaan sebelumnya, jumlah kunjungan mencapai sekitar 34 ribu orang.

“Kalau ngelihat traffic dari tahun kemarin di mana kita dua hari kita liburkan masih tetap di angka 34.000 pengunjung, saya rasa ini menjadi sebuah market dalam industri olahraga di mana kita bisa melibatkan banyak instrumen agar basket ini tidak hanya berbicara olahraga di lapangan, tapi juga bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dan pelaku UMKM,” pungkasnya. (*)

Pos terkait