PASARKEMIS,BANTENEKSPRES.CO.ID – Panitia Penyelenggara Haul Tuan Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani ke-68 di Ponpes Al Istiqlaliyyah Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terus mematangkan berbagai persiapan menjelang puncak acara yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026 mendatang.
Camat Pasar Kemis sekaligus Ketua Umum Panitia Haul H. Nurhanudin mengungkapkan, fokus utama persiapan saat ini tertuju pada penyediaan sarana penunjang jamaah, terutama kebutuhan tenda yang meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kebutuhan tenda tahun ini luar biasa. Jika tahun lalu kita memakai 105 tenda, tahun ini kami menargetkan sekitar 130 tenda karena lokasi tenda utama dibuat lebih luas. Saat ini baru terkumpul 90 tenda dan kami masih terus berupaya memenuhinya,” ujar H. Nurhanudin dikutip Rabu, 9 September 2026.
Selain sarana fisik, pihak panitia telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor di tingkat kecamatan untuk mengantisipasi lonjakan jamaah.
Lintas koordinasi tersebut meliputi soal pengaturan jalur lalu lintas, penyediaan kantong parkir, serta armada transportasi penjemputan jamaah.
Selain itu, pengajuan permohonan ke Perkim untuk toilet umum, serta penyediaan pasokan air bersih berkoordinasi dengan PDAM dan Aetra.
Selanjutnya, penyiapan petugas pos penanggulangan kebakaran (Damkar) untuk membantu penyemprotan air guna mengantisipasi cuaca panas di lokasi acara.
Mengingat antusiasme jamaah yang tinggi, bahkan banyak yang tiba 3 hingga 7 hari sebelum hari-H, Camat Pasar Kemis mengimbau para tamu, khususnya dari luar daerah, untuk mempersiapkan stamina dan bekal mandiri.
“Kami mengimbau pengunjung untuk memastikan kondisi fisik benar-benar sehat dan fit. Jamaah juga disarankan membawa bekal konsumsi mandiri, sebab distribusi logistik di lapangan kerap terhambat akibat padatnya lautan manusia,” tambahnya.
Guna menjamin keselamatan kesehatan pengunjung, panitia bekerja sama dengan PMI serta menyiagakan posko kesehatan yang didukung tenaga medis dari 11 Puskesmas di wilayah sekitar untuk menangani kondisi darurat selama acara berlangsung. (*)










