Siswa SDN Jati I Kota Tangerang Siap Torehkan Prestasi di Ajang Kejurda

Kepala SD Negeri Jati I, Ade Faturahman bersama para orang tua murid dan anak-anaknya yang berprestasi di ajang cabang olahraga.

BANTENEKSPRES.CO.ID, JATIUWUNG – Peserta didik Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jati I, Kecamatan Jatiuwung. menunjukkan prestasi yang membanggakan di bidang non-akademik, khususnya pada cabang olahraga. Kini sekolah tersebut dengan dukungan penuh para orang tua tengah mempersiapkan para siswanya yang bakal diterjunkan di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) tingkat Provinsi Banten pada 19 September 2026 nanti.

Ketua Komite SDN Jati I, Theasa Marshelita, mengungkapkan, bahwa peserta didik di SD Negeri Jati I banyak yang menorehkan prestasi di berbagai cabang olahraga seperti karate, atletik, renang, hingga pencak silat.
Prestasi ini tidak lepas dari sinergi antara sekolah dan pihak orang tua murid.

Bacaan Lainnya

“Kami dari orang tua murid saat ini tengah mempersiapkan anak-anak yang akan diterjunkan di Kerjuda Banten 19 September ini,” ungkap Theasa saat ditemui di pelataran SDN Negeri Jati I, Selasa, 8 September 2026.

Menurutnya, saat ini, latihan intensif di luar sekolah melalui klub olahraga terus digencarkan. Sebagian besar siswa yang mengikuti ekstrakurikuler di sekolah juga tergabung dalam klub luar sekolah untuk mendapatkan porsi latihan setiap harinya.

DIkatakannya, sebanyak enam siswa dipastikan turun bertanding mewakili sekolah dari tiga cabang olahraga diantaranya, cabang Karate sebanyak 4 siswa dan cabang Atletik dan Renang masing-masing satu siswa.

“Ada dari renang satu siswa ikut dipertandingkan Kejurnas (kejuaraan nasional, perlombaannya di Banten juga, karena poinnya sudah masuk untuk tingkat nasional,” ungkap Theasa.

Ia berharap l, pemerintah dapat lebih proaktif serta konsisten mendukung seluruh cabang olahraga. Sebab, terdapat cabang olahraga seperti Karate pada ajang ri Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) ditiadakan oleh pemerintah pusat. Ia menyesalkan kebijakan. Sebab, banyak siswa dari sekolah dasar yang telah merintis prestasi dari cabang olahraga karate.

“Ya kita kecewa, karena disini saja di SDN Jati I banyak siswa yang merintis prestasinya dari cabor karate , kasian mereka lagi semangat-semangatnya, tahunya gak bisa ikut bertanding di O2SN kemarin,” bebernya.

Theasa menambahkan, pihak komite juga mendorong adanya pengembangan kejuaraan tidak hanya di tingkat Kota Tangerang saja, namun antar-sekolah tingkat kecamatan untuk digelar dalam upaya menjaring bibit-bibit atlet non-akademik sejak dini.

Dengan prestasi yang terus diasah, kata Theasa, perolehan poin kejuaraan dari jalur prestasi non-akademik ini diharapkan dapat menjadi tiket emas bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Melalui prestasi non-akademik ini kan diharapkan menjadi modal para siswa ketika melanjutkan ke jenjang SMP negeri yang diinginkan,’ pungkasnya.(*)

Pos terkait