Penerbangan Soekarno-Hatta Kembali Dibuka, 90 Penerbangan Dilayani

Para penumpang berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Dhuyuf/Banten Ekspres

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, kembali beroperasi setelah sebelumnya dihentikan sementara akibat sebaran abu vulkanik.

Operasional penerbangan kembali dibuka mulai pukul 00.30 WIB, Selasa (8/9), setelah adanya Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan AirNav Indonesia.

Bacaan Lainnya

Asst. Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan pembukaan kembali operasional dilakukan setelah pihak bandara memastikan kesiapan fasilitas, baik di sisi darat maupun sisi udara.

“Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah memastikan kesiapan fasilitas di sisi darat (landside) dan sisi udara (airside) sebelum penerbangan kembali dilayani,” kata Yudistiawan dalam keterangannya, Selasa (8/9).

Menurutnya, pengecekan di sisi darat dilakukan terhadap berbagai fasilitas pelayanan penumpang di terminal. Pemeriksaan meliputi area keberangkatan dan kedatangan, konter check-in, pemeriksaan keamanan, ruang tunggu hingga fasilitas pendukung lainnya.

Selain fasilitas, kesiapan petugas operasional dan personel pelayanan juga dipastikan untuk mendukung kelancaran aktivitas pengguna jasa.

“Di sisi udara, pengecekan dan pembersihan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pada area apron, taxiway, dan runway, untuk memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi siap dan memenuhi aspek keselamatan penerbangan,” ujarnya.

Setelah kembali dibuka, aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta mulai bergerak secara bertahap.

Hingga pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 90 penerbangan telah dilayani. Jumlah tersebut terdiri dari 76 penerbangan keberangkatan dan 14 penerbangan kedatangan.

Dari total tersebut, sebanyak 79 penerbangan merupakan penerbangan domestik, sedangkan 11 lainnya merupakan penerbangan internasional.

Untuk keseluruhan operasional pada Selasa (8/9), Bandara Internasional Soekarno-Hatta diproyeksikan melayani sekitar 113.001 penumpang dengan total 896 penerbangan.

Yudistiawan menjelaskan, pada fase awal pemulihan atau recovery, pergerakan penerbangan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan.

“Pengaturan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus keberangkatan dan kedatangan sekaligus mendukung penanganan penerbangan yang sebelumnya terdampak,” jelasnya.

Seiring dimulainya kembali operasional penerbangan, calon penumpang yang sebelumnya terdampak penghentian penerbangan diminta tidak hanya mengandalkan jadwal yang telah diterima sebelumnya.

Pengelola Bandara Soekarno-Hatta mengimbau penumpang untuk kembali memantau status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara.

“Calon penumpang diimbau untuk senantiasa memantau status dan jadwal penerbangannya melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara,” kata Yudistiawan.

Informasi mengenai layanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports 172.

Dengan dibukanya kembali operasional secara bertahap, Bandara Soekarno-Hatta kini memasuki fase pemulihan setelah sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik yang menyebabkan sejumlah penerbangan harus dihentikan sementara.(*)

Pos terkait