Piala Kepala Desa Cangkudu Jadi Ajang Jaring Potensi Pesepak Bola Lokal

SERAH PIALA: Kepala Desa Cangkudu Abdullah, saat menyerah piala kepada tim yang menang dalam laga pertandingan bola piala kepala Desa. Randy/Bantenekspres.co.id

 

BALARAJA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Cangkudu, Kecamatan Balaraja, terus memberikan dukungan terhadap masyarakat yang memiliki potensi dan prestasi di bidang olahraga. Salah satu olahraga yang mendapat perhatian adalah sepak bola.

Bacaan Lainnya

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Piala Kepala Desa Cangkudu yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan minat dan bakatnya dalam olahraga sepak bola. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Pemdes Cangkudu untuk melihat potensi pemain sepak bola yang dimiliki masyarakat.

Kepala Desa Cangkudu Abdullah mengatakan, bahwa kegiatan sepak bola tidak hanya bertujuan mencari pemenang dalam sebuah pertandingan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah desa untuk melihat langsung kemampuan serta potensi warga di bidang olahraga.

“Alhamdulillah, melalui Piala Kepala Desa Cangkudu ini kami bisa melihat banyak warga yang memiliki potensi di bidang sepak bola. Ada pemain-pemain yang memiliki kemampuan dan semangat yang bagus,” ujar Abdullah kepada Bantenekspres.co.id, Senin 31 Agustus 2026.

Menurutnya, potensi tersebut perlu terus diberikan ruang agar dapat berkembang. Pemdes Cangkudu berkomitmen untuk mendukung masyarakat yang memiliki bakat olahraga, khususnya sepak bola, sehingga kemampuan mereka dapat terus diasah.

“Bagi kami, masyarakat yang memiliki potensi dan prestasi tentu harus kita dukung. Jangan sampai ada bakat-bakat bagus di desa yang tidak mendapatkan ruang untuk berkembang,” katanya.

Abdullah menjelaskan, melalui gala pertandingan yang digelar, pihak desa juga dapat melakukan pemantauan terhadap pemain-pemain yang dinilai memiliki kemampuan. Hal tersebut dapat menjadi modal bagi Desa Cangkudu apabila suatu saat membutuhkan tim sepak bola untuk mewakili desa dalam berbagai ajang pertandingan.

“Dari pertandingan seperti ini kami bisa melihat sejauh mana kemampuan masyarakat. Siapa yang punya potensi, siapa yang punya kemampuan bermain bagus, semuanya bisa kita lihat secara langsung,” jelasnya.

“Nantinya, kalau Desa Cangkudu membutuhkan tim sepak bola untuk mewakili desa, pemain-pemain yang memiliki kemampuan tersebut bisa kita gabungkan. Jadi kita sudah memiliki gambaran dan tidak perlu mencari pemain dari luar,” sambung Abdullah.

Ia menilai, kegiatan olahraga juga memiliki manfaat yang lebih luas karena dapat mempererat hubungan antarwarga. Pertandingan sepak bola menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi dan menjaga kekompakan.

“Sepak bola bukan hanya sekadar pertandingan. Di dalamnya ada kebersamaan, ada silaturahmi dan ada semangat untuk menjaga kekompakan antarwarga,” tuturnya.

Abdullah berharap seluruh peserta maupun masyarakat yang menyaksikan pertandingan dapat menjaga sportivitas dan persaudaraan. Menurutnya, kemenangan dalam pertandingan bukan menjadi satu-satunya tujuan, karena menjaga kerukunan masyarakat jauh lebih penting.

“Kami ingin pertandingan ini menjadi hiburan sekaligus sarana silaturahmi. Menang atau kalah itu bagian dari pertandingan, tetapi setelah pertandingan kita tetap saudara dan tetap satu warga Desa Cangkudu,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai kegiatan positif yang mampu memperkuat hubungan sosial di lingkungan desa.

“Mari kita jaga terus kekompakan. Jangan karena perbedaan tim kemudian terjadi perselisihan. Justru melalui olahraga ini kita harus semakin rukun, semakin kompak dan semakin kuat silaturahminya,” katanya.

Pemdes Cangkudu, lanjut Abdullah, akan terus berupaya memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat. Termasuk kegiatan olahraga yang dinilai dapat menjadi sarana pembinaan sekaligus menemukan bibit-bibit atlet potensial dari Desa Cangkudu.

“Kami dari pemerintah desa tentu akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang positif. Kalau ada warga yang punya bakat dan prestasi, kami ingin memberikan ruang agar mereka bisa menunjukkan kemampuannya,” pungkasnya. (*)

 

Pos terkait