TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Ratusan miliar digelontorkan Pemkab Tangerang khusus untuk jaminan kesehatan bagi warga miskin. Ada sekitar 784.083 jiwa yang sudah tercover jaminan kesehatan BPJS yang dibayarkan pemerintah daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, hingga Agustus 2026, sebanyak 784.083 warga Kabupaten Tangerang telah mendapatkan perlindungan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ia menyebutkan, jumlah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa terkendala persoalan biaya.
“Sudah 784.083 orang yang dicover BPJS APBD,” katanya, Senin 31 Agustus 2026.
Menurutnya, pembiayaan melalui APBD menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan kesehatan. Khususnya, masyarakat yang belum memiliki kemampuan membayar iuran secara mandiri.
“Anggaran murni yang digelontorkan itu sebesar Rp220 miliar. Ditambah dengan anggaran tambahan jadi Rp371 miliar,” jelasnya.
Kaitan dengan jaminan persalinan atau Jampersal, Hendra menjelaskan, program tersebut saat ini sudah tidak lagi diberlakukan. Sebab, jaminan persalinan telah terintegrasi dalam skema BPJS Kesehatan. “Jampersal sudah tidak ada, karena BPJS sudah ada,” katanya.(*)











