TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Spanduk penolakan rencana kunjungan mantan Presiden, Joko Widodo bermunculan di sejumlah titik di Kabupaten Tangerang.
Spanduk tersebut terlihat di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, dan Jalan Raya Pemda Tigaraksa, tepatnya di depan gerbang masuk Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang.
Spanduk itu bertuliskan, “Banten Menolak Jokowi”, “Safari Politik Jokowi Berkedok Safari Budaya”, hingga seruan “Saatnya Rakyat Bersatu Tangkap dan Adili Jokowi.”
Salah satu warga Cikupa, Mulyati menuturkan spanduk tersebut telah terpasang hampir seminggu. Ia mengungkapkan, pemasangan spanduk tersebut dilakukan pada saat malam hari.
”Udah ada dari seminggu lalu. Saya kurang tau siapa yang masang,” kata Mulyati saat diwawancarai Banten Ekspres, Minggu 30 Agustus 2026.
Sementara itu, Sekretaris DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Tangerang, Andreas Arie, menilai spanduk penolakan tersebut bagian dari kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
”Kalau dari kami sebenarnya ya ini hal yang wajar saja sih. Jadi, biasalah dalam dinamika politik ya ada aksi-aksi seperti ini, kita menghargai kebebasan berpendapat, menghargai pendapat atau pandangan dari sekelompok masyarakat. Itu saja sih bagi kami,” ujar Andreas.
Andreas juga membantah narasi dalam spanduk yang menyebut kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah sebagai safari politik. Menurutnya, agenda tersebut merupakan safari budaya yang bertujuan mengenal dan mengapresiasi keberagaman budaya di berbagai daerah.
“Kita akan mengapresiasi di tiap daerah itu ada budaya-budaya yang ada sehingga kita juga mengapresiasi bahwa Indonesia itu adalah satu bentuk keberagaman lah ya, kebhinnekaan,” jelasnya.
Ia pun meminta kader PSI tidak terpancing dengan munculnya spanduk penolakan tersebut. Menurutnya, keberadaan spanduk tidak akan memengaruhi rencana kunjungan Jokowi ke Banten.
Meski demikian, Andreas menyebut jadwal kedatangan Jokowi ke Banten belum dipastikan. Ia mengatakan penentuan waktu kunjungan masih mempertimbangkan berbagai hal, termasuk agenda Jokowi yang cukup padat.
“Sebenarnya ada atau tidak itu malah kami itu harus lanjut terus. Jadi bahasanya itu kita belum tahu kapan Bapak akan hadir di Banten gitu ya, bukan karena spanduk ini gitu ya,” katanya. (*)











