PASARKEMIS, BANTENEKSPRES.CO.ID – Warga RW 05 Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menggelar aksi kepedulian sosial melalui rangkaian acara Gebyar Bakti Sosial, Pasar Murah dan Sunatan Massal Gratis pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya semangat gotong-royong warga dalam membantu sesama di tengah tantangan ekonomi.
Sebanyak 87 anak dari berbagai kelompok usia tampak antusias mengikuti khitanan massal tanpa dipungut biaya.
Program kesehatan ini diinisiasi oleh PKK dan pengurus RW 05 Pondok Rejeki yang berkolaborasi langsung dengan tim medis dari Puskesmas Kutabumi.
Selain layanan kesehatan gratis, kegiatan yang dipusatkan di lingkungan RW 05 ini juga dimeriahkan dengan Bazar UMKM lokal serta penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi warga kurang mampu dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tangerang.
Aksi kemanusiaan tingkat RW ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah daerah.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid hadir langsung meninjau pelaksanaan sunatan massal dan lapak bazar UMKM.
Turut hadir mendampingi Bupati diantaranya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Banten, Camat Pasar Kemis Nurhanudin, Lurah Kutabaru Ai Nurmayati, perwakilan BAZNAS Kabupaten Tangerang, Forum RW, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Ketua RW 05 Pondok Rejeki menjelaskan, agenda ini digagas sebagai bentuk respon cepat atas kebutuhan warga yang mengalami keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dasar dan bahan pokok akibat beban ekonomi.
“Dengan gotong royong, kami ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa mendapatkan hak dasar seperti layanan kesehatan, sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua,” tegas Ketua RW 05.
Camat Pasar Kemis Nurhanudin mengapresiasi tinggi inisiatif swadaya masyarakat RW 05.
Menurutnya, gerakan kebersamaan semacam ini sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan sosial warga.
“Kami mendampingi Bapak Bupati Tangerang untuk meninjau kegiatan gebyar sosial dan Bazar UMKM di RW 005 Pondok Rejeki. Pada kesempatan yang sama dilaksanakan sunatan massal untuk 87 anak. Kegiatan positif ini perlu terus didukung dan diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain untuk mengurangi beban masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu,” ujar Nurhanudin.
Di sisi lain, kehadiran pasar murah disambut hangat oleh warga sekitar. Program ini dinilai sangat efektif dalam menekan pengeluaran rumah tangga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok saat ini.
Sinergi antara swadaya warga RW 005 Kutabaru, tenaga medis Puskesmas Kutabumi, BAZNAS, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi akar rumput mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. (*)











