TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang menggelar Peringatan Hari Antinarkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kesenian Modernland, Kota Tangerang, Jumat 10 Juli 2026. Acara ini dihadiri Kepala BNN Provinsi Banten Brigjen Pol Budi Sajidin, Wali Kota Tangerang Sachrudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, relawan antinarkoba, serta berbagai elemen masyarakat.
Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol Josephien Vivick Tjangkung, mengatakan peringatan HANI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
“Peringatan HANI 2026 ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami ingin membangun kesadaran bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya, Jumat 10 Juli 2026.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
“Melalui peringatan HANI, kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba, berani menolak penyalahgunaan narkotika, serta ikut berperan aktif dalam mendukung Program P4GN. Kolaborasi pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan seluruh warga menjadi kunci mewujudkan Kota Tangerang yang Bersinar (Bersih dari Narkoba),” katanya.
Ia menjelaskan HANI 2026 bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat.
Lebih lanjut, puncak peringatan HANI 2026 diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, relawan antinarkoba, hingga masyarakat umum. (*)











