Pengurus Purna Paskibra Desa Babat Gelar Seleksi Calon Paskibra 2026

Purna Paskibra Desa Babat, Kecamatan Legok, melakukan seleksi calon Paskibra Desa Babat untuk nantinya menjadi petugas Paskibra tingkat Kecamatan Legok. Randy/Bantenrkspres.co.id

LEGOK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam rangka mempersiapkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) terbaik untuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pengurus Purna Paskibra Desa Babat menggelar Seleksi Calon Paskibra Desa Babat Tahun 2026.

Seleksi yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut diikuti para pelajar dari Desa Babat yang memiliki tekad kuat, kedisiplinan tinggi, serta jiwa nasionalisme. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjaring putra-putri terbaik yang nantinya akan bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT RI.

Bacaan Lainnya

Dalam prosesnya, peserta menjalani sejumlah tahapan seleksi secara objektif, mulai dari pemeriksaan kondisi fisik, penilaian postur tubuh, kemampuan dasar baris-berbaris (PBB), hingga penilaian sikap, mental, dan kedisiplinan.

Peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan dikirim untuk mengikuti seleksi dan pembinaan di tingkat Kecamatan Legok. Selanjutnya mereka akan bergabung dengan calon Paskibra dari desa-desa lain untuk menjadi petugas pengibar bendera pada upacara HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026 mendatang.

Kepala Desa Babat Sukron Ma’mun memberikan apresiasi kepada Pengurus Purna Paskibra Desa Babat yang terus berkomitmen membina generasi muda melalui kegiatan yang sarat dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Seleksi ini bukan hanya mencari peserta dengan postur yang baik atau kemampuan baris-berbaris yang bagus, tetapi juga mencari generasi muda yang memiliki karakter, tanggung jawab, disiplin, dan rasa cinta tanah air yang tinggi,” ujar Sukron Ma’mun kepada Bantenekspres.co.id, Senin 29 Juni 2026.

Menurutnya, menjadi anggota Paskibra merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh. Bagi yang terpilih nantinya, jadilah kebanggaan Desa Babat dan tunjukkan bahwa kalian mampu mengemban tugas mulia sebagai pengibar bendera Merah Putih,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Desa Babat akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu membentuk karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Kami percaya, melalui pembinaan seperti ini akan lahir generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Mereka adalah calon pemimpin masa depan yang harus terus dibina dan diberikan ruang untuk berkembang,” ungkapnya.

Sukron juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan proses seleksi sebagai pengalaman berharga, apa pun hasil yang diperoleh.

“Menjadi Paskibra bukan sekadar soal mengibarkan bendera, tetapi tentang belajar disiplin, menghargai waktu, bekerja sama dalam tim, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Nilai-nilai inilah yang harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Pemerintah Desa Babat berharap kegiatan ini mampu melahirkan anggota Paskibra yang mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.

“Semangat, disiplin, dan cinta tanah air diharapkan terus tumbuh sebagai fondasi dalam menciptakan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara,” tutupnya. (*)

Pos terkait