KOTA TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Sebanyak 1.448 anak yatim yang tersebar di Kota Tangerang mendapat santunan senilai Rp350 ribu dari Pemkot Tangerang yang bekerjasama dengan Baznas Kota Tangerang. Kegiatan santunan tersebut dalam rangka memperingati lebaran anak yatim dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah.
Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Al-Azhom ke-13 ini digelar di Masjid Al Azhom, Kamis, 25 Juni 2026. Wali Kota Tangerang, Sachrudin, secara simbolis menyerahkan santunan tersebut berupa perlengkapan peralatan sekolah senilai Rp150 ribu uang Rp200 ribu.
Sachrudin menyampaikan, santunan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk dukungan moril agar anak-anak yatim di Kota Tangerang tetap semangat mengejar cita-cita.
“Anak-anak yatim ini adalah sosok yang istimewa. Meski ada ruang rindu karena kehilangan sosok yang dicintai, kehadiran kita di sini diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri mereka agar tidak merasa sendirian. Ada banyak tangan yang siap membantu dan hati yang tulus menyayangi mereka,” ujar Sachrudin dalam sambutannya.
Dikatakannya, pentingnya memberikan motivasi kepada generasi muda untuk terus bermimpi. Ia meyakini bahwa keterbatasan keadaan tidak boleh membatasi langkah anak-anak dalam meraih kesuksesan.
“Saya percaya di antara anak-anak yang hadir hari ini, kelak akan lahir para pemimpin, ulama besar, guru, dokter, pengusaha, bahkan mungkin ada yang menjadi Wali Kota. Tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi bagi mereka yang memiliki semangat dan kekuatan,” kata Sachrudin.
“Kita yakin setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk membanggakan keluarga dan kotanya,” sambungnya. Sachrudin menjelaskan, santunan ini diberikan kepada 1.448 anak yatim berupa paket perlengkapan sekolah senilai Rp150 ribu dan uang senilai Rp200 ribu.
“Santunan ini juga kita salurkan ke sejumlah yayasan yatim yang tersebar di wilayah Kota Tangerang,” ujarnya. Sachrudin menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Tangerang, para muzakki, donatur, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat yang diwujudkan melalui zakat, infak, dan sedekah telah dikelola dengan sangat baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan.
“Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa semangat gotong-royong dan kepedulian terus tumbuh subur di Kota Tangerang. Semoga kolaborasi ini terus terjaga, dan setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah yang dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” pungkasnya.(adv)









