Bupati Zakiyah Lepas Kontingen Penas KTNA Ke Gorontalo, Pamerkan Olahan Tembakau Daun Talas Beneng

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, memakaikan rompi ke kontingen Penas XVII dari KTNA Kabupaten Serang, di Pendopo Bupati Serang, Rabu 17 Juni 2026. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, memakaikan rompi ke kontingen Penas XVII dari KTNA Kabupaten Serang, di Pendopo Bupati Serang, Rabu 17 Juni 2026. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, melepas kontingen Pekan Nasional (Penas) XVII dari Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Serang, perwakilan dari Pemprov Banten ke Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Pelepasan peserta dilaksanakan di Pendopo Bupati Serang, Rabu 17 Juni 2026, dihadiri Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Kepala DPKP Kabupaten Serang Suhardjo, dan kepala OPD lainnya.

Bacaan Lainnya

Zakiyah mengatakan, KTNA Kabupaten Serang akan memamerkan produk olahan dari hasil pertanian, yaitu tembakau daun talas beneng yang dapat diolah menjadi bahan kue dan sudah ekspor ke berbagai negara.

“Tembakau dari daun talas beneng itu kita akan pamerkan di sana, ini sudah ekspor baik daun talas nya maupun umbi nya diolah jadi bahan kue,” katanya.

Kata Zakiyah, Kabupaten Serang mengirimkan 42 peserta ke Penas Gorontalo, terbanyak dari kota kabupaten lainnya karena pernah mendapatkan juara umum di tingkat Provinsi Banten.

“Kita pernah mendapatkan juara umum di tingkat Provinsi Banten, makanya hari ini mewakili Banten mengirim banyak peserta ke tingkat nasional,” ujarnya.

Zakiyah menargetkan, pada Penas XVII Gorontalo KNTA Kabupaten Serang bisa kembali lagi meraih juara umum.

Apabila terwujud tentunya akan ada hadiah yang disiapkan, berupa Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) bagi kelompok tani.

“Bukan bonus tapi hadiah ya berupa Alsintan bagi kelompok petani, tentu kita ingin menjadi juara umum semoga ini bisa memberikan motivasi buat teman-teman semua,” ucapnya. (*)

Reporter : Agung Gumelar

Pos terkait