Adib Miftahul Sebut Masalah Sampah di Hulu Jadi Tugas Lurah

Adib Miftahul Sebut Masalah Sampah di Hulu Jadi Tugas Lurah
Direktur eksekutif Lembaga Kajian Politik Nasional (LKPN), Adib Miftahul. Foto Abdul Aziz/Bantenekspres.co.id

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pengamat kebijakan publik dari Lembaga Kajian Politik Nasional (LKPN), Adib Miftahul menilai Pemerintah Kota Tangerang siap menjalankan pengelolaan sampah secara mandiri. Menurutnya, selama ini infrastruktur pengangkutan sampah di Kota Tangerang tidak mengalami kendala berarti.

Namun demikian, Adib menegaskan persoalan utama saat ini berada di tingkat hulu, yakni literasi masyarakat terkait pemilahan sampah dari rumah tangga.

Bacaan Lainnya

“Kemandirian ini harus didukung dengan literasi masyarakat tentang bagaimana memilah sampah dari rumah tangga. Nah itu tugas camat terutama lurah,” kata Adib Minggu 24 Mei 2026.

Ia menilai, camat dan lurah memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat agar budaya memilah sampah dapat berjalan efektif. Karena itu, Adib meminta Wali Kota Tangerang Sachrudin menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan untuk turun langsung melakukan sosialisasi secara masif.

“Saya meminta Pak Wali Kota untuk memerintahkan para camat terutama para lurahnya yang bersentuhan langsung dengan warganya melakukan sosialisasi di wilayahnya. Pemilahan sampah ini vital,” tegasnya.

Adib juga mengkritik adanya ego sektoral dalam penanganan persoalan sampah. Menurut dia, selama ini urusan sampah kerap dianggap hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Selama ini ego sektoralnya terlalu tinggi. Dikira lurah kerjaannya bukan itu. Padahal selama masih di daerah teritorialnya, urusan sampah di hulu ya tugas lurah. Semua kompleksitas masalah termasuk sampah adalah tanggung jawab aparatur wilayah seperti lurah,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan adanya payung hukum dari pemerintah pusat serta kesiapan daerah dalam pengelolaan mandiri, kini tinggal bagaimana kebijakan tersebut dieksekusi secara cepat dan tepat.

Selain itu, Adib juga mendorong agar program Sedekah Sampah di Kota Tangerang kembali dimasifkan. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu solusi inovatif yang menggabungkan kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan.

“Kuncinya lurah lebih memasifkan sosialisasi termasuk program sedekah sampah. Masyarakat dapat melakukan pemilahan langsung. Selain membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA, langkah ini juga memberi nilai tambah yang dapat disalurkan menjadi manfaat sosial,” pungkasnya. (*)

Pos terkait