LEGOK, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menerima kunjungan Tim Kecamatan Legok dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan kegiatan dan administrasi desa Triwulan III Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan seluruh program dan kegiatan pemerintahan desa berjalan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Selain itu, Monev juga menjadi sarana untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program kerja serta kelengkapan administrasi yang telah dijalankan oleh pemerintah desa.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Kecamatan Legok melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya terkait tertib administrasi, pelaksanaan kegiatan, serta pertanggungjawaban program yang telah dilaksanakan.
Kepala Desa Legok Mulyana mengatakan, bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, pemerintah desa dapat mengetahui sejauh mana pelaksanaan administrasi dan program kerja sudah berjalan sesuai ketentuan.
“Kami menyambut baik kunjungan Tim Kecamatan Legok dalam rangka monitoring dan evaluasi kegiatan Triwulan III Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini sangat penting bagi kami sebagai pemerintah desa untuk memastikan seluruh kegiatan yang dilaksanakan sudah sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Mulyana kepada Bantenekspres.co.id, Minggu 25 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, Monev bukan sekadar kegiatan pemeriksaan administrasi, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah desa untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kinerja dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Melalui kegiatan ini, kami bisa mengetahui apabila masih ada kekurangan, baik dalam hal administrasi maupun pelaksanaan kegiatan di lapangan. Tentunya, setiap masukan dan arahan dari tim kecamatan akan menjadi bahan perbaikan bagi kami agar ke depan penyelenggaraan pemerintahan desa semakin baik,” ungkapnya.
Mulyana menegaskan, tertib administrasi merupakan salah satu hal yang harus menjadi perhatian serius dalam menjalankan pemerintahan desa. Sebab, setiap kegiatan yang dilaksanakan harus memiliki dokumen administrasi yang jelas, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Administrasi harus tertata dengan baik karena ini merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab pemerintah desa. Kami ingin setiap program yang dilaksanakan tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga memiliki laporan dan dokumen pertanggungjawaban yang sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.
Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas juga menjadi komitmen Pemdes Legok dalam memberikan pelayanan serta menjalankan berbagai program pembangunan untuk masyarakat.
“Kami ingin pemerintahan desa berjalan secara terbuka, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Karena apa yang kami kerjakan pada dasarnya merupakan amanah untuk melayani masyarakat dan melaksanakan pembangunan desa,” tambahnya.
Ia berharap, melalui kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala, sinergi antara pemerintah desa dan kecamatan dapat terus diperkuat. Dengan demikian, berbagai program pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
“Harapan kami, kegiatan Monev ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh perangkat desa untuk terus meningkatkan kedisiplinan, ketelitian, dan tanggung jawab dalam bekerja. Kami juga akan terus melakukan pembenahan agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” pungkasnya. (*)










