JAKARTA,BANTENEKSPRES.CO.ID, – Banten dan Lampung akhirnya dinyatakan secara resmi sebagai tuan rumah PON XXIII pada tahun 2032. Penetapan tersebut didapat pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) 2026 yang digelar di Hotel Pullman Jakarta Barat, Kamis, 21 Mei 2026
Dalam forum Rakernas dan Musornaslub, KONI Pusat Banten dan Lampung ditetapkan sebagai tuan rumah PON XXIII tahun 2032 setelah verifikasi berkas, proses visitasi KONI Pusat ke kedua provinsi tersebut.
Penetapan Provinsi Banten dan Lampung sebagai tuan rumah tertuang dalam Surat Keputusan (SK) KONI Pusat Nomor: 05/Musornaslub/2026 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Tuan Rumah. Dimana Banten dan Lampung ditetapkan oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Tuan Rumah PON VIII/2032 pimpinan Wakil Ketua I KONI Pusat Suwarno sebagai calon tuan rumah .
Selain itu pada Rakernas dan Musornaslub terungkap dari hasil dari visitasi kesiapan Banten menggelar PON XXIII tahun 2032 dinyatakan sudah masuk diangka 89 persen, sementara Lampung diangka 76 persen.
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman menilai Banten layak ditetapkan sebagai tuan rumah setelah menjalani proses verifikasi dan visitasi dari TPP Tuan Rumah PON VIII/2032 KONI Pusat. Provinsi ke-34 Indonesia ini dinilai memenuhi syarat jika melihat sisi venue pertandingan.
Dimana itu semua didukung dengan ketersediaan akomodasi dan hotel yang tersebar di seluruh venue.
“Venue tidak terpusat di satu daerah, tapi tersebar sampai ke Tanjung Lesung. Akomodasi, hotel, dan sarana kesehatan juga sangat mendukung,” ujarnya.
Terakhir, Marciano mengapresiasi kepada Pemprov Banten dan KONI Banten yang sudah melalui proses panjang, sampai mendapat persetujuan dari para anggota KONI pusat untuk menjadi tuan rumah PON XXIII tahun 2032.
“Saya yakin dengan komitmen kuat Gubernur Banten, PON XXIII 2032 akan berjalan dengan baik,” katanya.
Sementara itu Gubernur Banten, Andra Soni menyambut penetapan tersebut sebagai kehormatan sekaligus motivasi untuk meningkatkan prestasi olahraga dan daya saing sumber daya manusia di Banten.
Ia menilai penyelenggaraan PON 2032 akan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, promosi pariwisata, hingga percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik. “Tentunya juga akan memperkuat persatuan dan semangat sportivitas,” kata Andra.(*)








